Kriminal

Terungkap, Identitas Mayat yang Ditemukan di Danau

MAKASSAR, BKM — Seorang perempuan datang ke instalasi jenazah Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Makassar, Senin (14/5) pukul 15.00 Wita. Dg Singara nama wanita berusia 24 tahun itu. Beralamat di RT 003/RW 001 Dusun Manyampa, Desa Bontoala, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa.
Ia mengaku anak dari mayat perempuan, yang sebelumnya ditemukan tewas tanpa baju mengambang di atas permukaan air dana eks tambang galian C di Dusun Bontolebang, Desa Pattallassang, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Gowa. Kedatangan Dg Singara mengungkap teka teki tentang identitas wanita malang itu, setelah ditemukan pada hari Jumat (11/5) lalu.
Kasat Reskrim Polres Gowa Iptu Donna Briadi, mengatakan Dg Singara mengaku bahwa ibunya bernama Dg Sangkala (50), seorang ibu rumah tangga biasa. Ia berasal dari Pulau Badik, Kabupaten Pangkep.
“Dg Singara mengaku terakhir kali bertemu dengan korban pada saat dirinya mengunjungi kampung ibunya itu di Pulau Badik pada 26 dan 29 April 2018, dan terakhir pada 6 Mei 2018. Pada 12 Mei, Dg Singara meninggalkan kampungnya Pulau Badik dan pulang ke Pallangga,” terang Iptu Donna Briadi.
Singara baru tahu informasi ada mayat ditemukan tanpa identitas, kemarin. Dia pun segera datang ke RSU Bhayangkara dan melihat langsung mayat. Dari pakaian yang dikenakan korban, Singara mengenali itu adalah ibunya.
Dari keterangan Singara, kata Iptu Donna, Dg Sangkala itu menderita penyakit stres serta pikun. Bahkan dia sering memukuli korban jika penyakitnya kambuh.
Menurut Singara, ikatan tali di betis kaki kiri dan kaki kanan yang terlihat saat ditemukan, sering dilakukan oleh korban untuk mengurangi rasa sakit pada kakinya yang kerap datang.
“Menurut wanita Singara, dia dapat mengenali orangtuanya itu berdasarkan ikatan tali tersebut dan bekas luka di jari telunjuk tangan kiri. Saat ini kami berkoordinasi dengan RS Bhayangkara untuk melakukan otopsi terhadap korban. Penyidik akan melakukan pemeriksaan terhadap anak korban bernama Singara tersebut,” kata Iptu Donna. (sar/rus)

Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top