Headline

Saat Puasa, Halimah Berjalan Kaki Sejauh 1 Km

BKM/NUGROHO JALAN KAKI-Haliman, cleaning service di kampus UNM Parangtambung yang biasa berjalan kaki sejauh 1 km meski di bulan puasa.

HALIMAH adalah seorang cleaning service. Ia bertugas di sebuah kantor tak jauh dari kampus Universitas Negeri Makassar (UNM) Parangtambung. Walaupun pekerjaannya seperti itu, Halimah tampak menikmatinya. Baginya, asal bisa membantu menopang kebutuhan ekonomi keluarga, itu sudah cukup.

Laporan: Nugroho Nafika Kassa

BKM mengunjungi Halimah di sebuah kantor tempatnya bekerja. Saat itu, ia terlihat sedang menyapu.
Tiap harinya, Halimah sudah harus berjalan kaki menuju tempat kerjanya saat pagi dan sore. Itu adalah waktunya bertugas untuk membersihkan. Dimulai saat seluruh karyawan akan mengawali aktifitas sampai selesai.
Biasanya, sebelum jam 08.00 pagi ia sudah berangkat dari rumahnya di Jalan Daeng Tata 6. Jarak ke tempat kerjanya berkisar kurang lebih satu kilometer.
Sebelum aktifitas dikantor mulai, semua harus sudah bersih. Setelah selesai membersihkan biasanya sampai jam 09.00 pagi, barulah ia pulang kembali dengan berjalan kaki.
Aktifitas kantor biasanya berakhir pukul 16.00 Wita. Pada jam itulah Halimah kembali lagi ke kantor untuk membersihkan. Tugasnya saat sore hari tentu lebih berat dari pagi hari. Aktifitas kantor yang banyak meninggalkan kotoran membuatnya bekerja agak lama. Pukul 18.00, biasanya ia baru menyelesaikan tugasnya dan kembali pulang mengurusi keluarganya.
Halimah tinggal di sebuah rumah yang terbuat dari tripleks di sebuah lorong Jalan Dg Tata 6. Rumah itu ia dirikan bersama suaminya dengan memanfaatkan sisa-sisa bangunan rumah milik orang lain.
Aktivitasnya selama ramadan juga seperti itu. Tak ada yang ia kurangi. Saat puasa tiba, Halimah tetap berpuasa. Walaupun sedang berpuasa, ia tetap berjalan kaki untuk sampai di tempat kerjanya dan membersihkan kantor tempatnya bekerja.
Ia mengatakan, saat ramadan biasanya rezekinya mengalir. Apalagi soal makanan. Dirinya selalu mendapat bantuan makanan dari para tetangganya. Apalagi makanan yang digunakannya untuk sahur. Dari hasil bantuan para tetangganya itu, ia pun menikmatinya bersama suami dan keempat anaknya.
Kala berbuka puasa juga begitu. terkadang Halimah kerap diberikan bantuan. Biasa juga beberapa karyawan di kantornya bekerja memberikannya makanan.
“Biasa dikasih sama orang kantor makanan untuk buka. Biasa nda kumakan disitu. Saya bawa pulang. Kukasih anakku,” ujarnya.
Lebih bersyukur lagi dirinya saat ada acara buka bersama di kantornya. Terkadang tanpa malu ia membawa serta anaknya, bahkan suaminya pun biasa juga diajaknya. Halimah mengatakan itu semua demi keluarganya untuk bisa menikmati makanan yang lebih enak.
Halimah saat ini tinggal bersama suami dan anak-anaknya. Suaminya bernama Baharuddin bekerja sebagai tukang cat. Ia biasa bekerja ketika ada orang yang menggunakan jasanya untuk mengecat.
“Alhamdulillah, saya syukuri saja. Inimi memang pekerjaan yang bisa kulakukan. Saya senangji juga karena bisami hidupi keluarga,” kata Halimah. (*/rus/b)


Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top