RAMZAH THABRAMAN
Gojentakmapan

Selama Ramadan, Apel Pagi Ditiadakan Jam Pulang Dimajukan

Sekkab Gowa, Muchlis

GOWA, BKM — Bulan suci Ramadan menurut rencana konon dijadwalkan jatuh pada 17 Mei 2018 (1439 H). Pada pelaksanaan bulan suci tersebut, Pemerintah Kabupaten Gowa telah melakukan penyesuaian jam kerja.

Jika selama ini setiap hari dimulai pukul 07.30 Wita sampai 16.00 Wita jam kerja pegawai di Pemkab Gowa maka saat Ramadan nanti jam kerja diundur 30 menit yakni dimulai pukul 08.00 Wita dan pulang kantor pukul 15.30 Wita.

Terkait pengaturan jam kerja itu dibenarkan Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Gowa, Muchlis. Ditemui di ruang kerjanya, Jumat (11/5/2018) pagi, Muchlis menjelaskan untuk hari kerja di Gowa tetap lima hari kerja namun jam kerja disesuaikan.

” Kalau normalnya jam kerja pegawai tetap dimulai 07.30 Wita maka selama Ramadan diundur 30 menit menjadi 08.00 Wita. Sedang jam pulang kantor dari semula 16.00 Wita dimajukan 30 menit menjadi 17.30 Wita. Jadi waktu istrahat bagi pegawai itu setengah jam,” kata sekkab.

Khusus hari Jumat, kata Muchlis, pegawai pulang pukul 15.30 Wita, mengingat jam istirahatnya satu jam.

Dikatakan sekkab, meski apel pagi setiap hari ditiadakan selama Ramadan namun upacara bendera di hari Senin tetap dilakukan. Termasuk pula upacara-upacara hari besar yang berkenaan selama Ramadan.

Sementara itu, terkait kegiatan tambahan selama Ramadan, Muchlis mengatakan Bupati Gowa dan jajarannya ke bawah tetap pada jadwal reguler biasa.

“Untuk hari pertama Ramadan tetap dilakukan shalat tarawih bersama, kemudian peringatan Nuzulul Quran juga ada, kegiatan festival bedug, pawai takbiran, dan salat ied bersama. Itu semua merupakan kegiatan yang sudah dipatenkan selama Ramadan,” kata Muchlis.

Pemberlakuan jadwal kerja selama Ramadan ini kata Sekkab Gowa dilakukan berdasarkan Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) nomor 336 tahun 2018 tentang penetapan jam kerja ASN, TNI, dan Polri pada bulan Ramadan.

Ketentuan ini diberikan kepada pegawai agar ASN yang melaksanakan puasa dapat meningkatkan ibadahnya dan tetap melaksanakan pelayanan publik dengan baik. (saribulan)

Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top