PESANTREN AN-NUR TOMPOBULU
Gojentakmapan

Polres Gowa Sita 35 Dos Miras, Pemilik Toko Ngaku Keluarga Polisi

Puluhan dos miras yang disita Polres Gowa dari salah satu toko di Jl poros Malino.

GOWA, BKM — 35 dos minuman keras berhasil disita jajaran Polres Gowa. Ratusan botol yang tersimpan dalam puluhan dos bermerk bin bintang itu disita polisi dari toko Cahaya Gunung Sari yang terletak di Jalan Poros Malino, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sabtu (21/4/2018) malam.

Razia yang dipimpin Kasat Narkoba Polres Gowa, AKP Maulud. Puluhan anggota Satnarkoba mdnggerebek toko milik Hendrik ini dengan berseragam preman.

Saat kedatangan sejumlah orang berpakaian preman hendak masuk di ruangan penyimpanan puluhan dos minuman keras berbagai merek itu, Hendrik pun menghalangi. Ketika tahu yang datang adalah polisi, Hendrik lalu mengaku dirinta adalah keluarga polisi.

Hanya bercelana pendek tanpa baju, Hendrik berdebat dengan para petugas. Hendrik tidak membiarkan satupun polisi itu masuk ke tokonya.

“Kamu anggota kah? Jangan langsung-langsung pak, saya juga punya keluarga anggota,” bentak Hendrik saat seorang anggota hendak menerobos ke ruang tengah.

Namun bentakan pemilik toko ditimpali nada keras Kasat Narkoba Polres Gowa, AKP Maulud.

“Bapak tidak usah bentak begitu, bapak punya izin jualkah? Kalau punya izin menjual dari Kementrian perdagangan kami tidak akan amankan minuman bapak,” lontar keras suara AKP Maulud.

Alih-alih mengaku tak salah, Hendrik malah menjawab sekenanya bahwa izin penjualan minum keras miliknya sedang proses pengurusan.

“Izin belum ada pak, tapi masih proses pengurusan,” jawab Hendrik berharap minumannya tak disita.

Namun setelah diberi penjelasan dari pihak Kepolisian, akhirnya Hendrik pun pasrah dagangan mirasnya diangkut ke mobil pickup yang memang dibawa Polisi. Hendrik pun digelandang polisi untuk proses pemeriksaan. (saribulan)

 


www.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa PPOB dll
Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top