PESANTREN AN-NUR TOMPOBULU
Metro

Awalnya Terinspirasi dari Youtube

Sudirman Manfaatkan Manisnya Tebu Untuk Raup Rezeki (1)

TEBU merupakan anugerah Tuhan yang patut disyukuri. Mulai dari daun hingga batang bisa mendatangkan keuntungan. Air perasan dari tebu bisa menghasilkan gula dan daunnya bisa menggantikan kayu bakar. Belum lagi bisnis air tebu saat ini menggiurkan seperti yang dilakoni Sudirman.

LAPORAN: ARIF AL QADRY

Hanya bermodalkan mesin penggilingan tebu, Sudirman sudah mampu menjual es tebu dengan keuntungan yang lumayan.
Sudah 4 tahun lamanya ia berdagang minuman es tebu di Jalan Ujung Pandang. Pria kelahiran Ujung Pandang, 1 Desember 1980 ini sangat senang saat berdagang es tebu. Alasan ia menyenangi pekerjaannya karena orang-orang akan memiliki tubuh yang sehat dan segar setelah meminum es tebu ini.
Di balik rasa minuman es tebu yang manis dan sangat khas ternyata memiliki segudang manfaat. Minuman ini mengandung berbagai jenis bahan yang sangat alami dan bahkan kita tidak perlu menambahkan gula untuk mendapatkan rasa manis. Beberapa manfaatnya adalah meningkatkan pasokan energi tubuh, aman untuk penderita diabetes, melawan kanker, melawan dehidrasi, menurunkan resiko penyakit ginjal, mencegah penyakit infeksi lambung, mencegah kerusakan gigi, mengatasi masalah kesehatan kuku, menjaga kesehatan tubuh, dan juga menjaga kecantikan kulit.
Menurut Sudirman, ia memulai usahanya setelah terinspirasi dari bisnis es tebu. Situs youtube ternyata cukup berperan dalam menampilkan tayangan video secara luas ke masyarakat. Termasuk menyajikan video inspirasi bagi calon atau pemula membuka bisnis usaha baru.
Video berdurasi 4 menit 27 detik yang disaksikan bapak satu orang anak itu diupload oleh masyarakat asal Pulau Jawa. Dalam video tersebut memberikan informasi cara membuat es tebu dan alat-alat yang wajib disediakan.
Usai menyaksikan tayangan video berkali-kali, Sudirman tidak ingin menyianyiakan kesempatan tersebut. Peluang usaha jualan munuman es tebu yang ditangkap kemudian dijalankan dengan mulai jualan di Jalan Ujung Pandang, tidak jauh dari Fort Rotterdam Makassar.
Sepeda motor tuanya dimodifikasi jadi gerobak motor. Uang tabungan dari hasil kerja sebagai tukang las panggil digunakan sebagai modal selain buat gerobak di motor dari bahan fiber, juga modal membeli mesin penggiling dan bahan baku berupa batang tebu.
Tebu-tebu yang digiling diperoleh dari Kabupaten Maros. Tebu dengan kulit berwarna kuning serta hijau memang digunakan untuk pembuatan gula dan dibudidayakan oleh petani di Maros.
“Saya tahu ada petani tebu gula di Maros dari temanku yang memang tinggal di sana. Jadi awal bermitra dengan petani tebu di Maros, saya langsung datang di kebun itu untuk beli dan memilih langsung tebu-tebunya. Tetap ji didampingi dan ditanya bentuk tebu tebu yang baik dan tida baik,” sebutnya.
Setelah semuanya dirasa sudah lengkap, Sudirman lalu menarik gas sepeda motornya berkeliling mencari tempat strategis untuk jualan. Tidak cukup lama keliling mencari tempat, Sudirman menepikan sepeda motornya di Jalan Ujung Pandang. Dia melihat kawasan tengah kota ramai dan berpotensi mendatangkan keuntungan jualan es tebu.
Awal berjualan, Sudirman membawa 50 kilogram tebu yang sudah dipotong-potong dengan panjang lebih satu meter. Tebu tersebut digiling dan dibuat es tebu hingga cenderung berwarna kuning. Apalagi, tebu yang berwarna kuning memiliki rasa lebih manis dan segarnya alami.
Dalam membuat satu gelas es tebu hanya membutuhkan waktu sekitar 1 menit saja. Di mana tebu tebu berukuran lebih dari satu meter dimasukkan ke mesin penggiling untuk diambil airnya. Air perasan tebu keluar dari selang dan masuk ke dalam gelas plastik yang telah diisi es batu.
“Pastinya dimusim hujan omzet tetap. Sebab selalu saja ada pembeli seperti hari hari biasanya kala udara panas,” tambahnya. (*)


www.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa PPOB dll
Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top