Headline

Sabu Harga Rp1 Miliar Lolos Masuk Makassar

MAKASSAR, BKM — Kepemilikan narkotika jenis sabu seberat 1 kilogram berhasil diungkap polisi. Seorang kurir jaringan internasional ditangkap. Barang haram senilai Rp1 miliar itu lolos masuk Makassar melalui pelabuhan Mamuju, Sulawesi Barat.
M Idham Syafaruddin alias Idham (21) diringkus Tim Kelelawar Satuan Reserse Narkoba Polres Pelabuhan, Rabu (11/4) pukul 20.30 Wita. Warga Jalan Batua Raya ini terciduk dalam sebuah penggerebekan di sebuah kamar kos Jalan Borong Raya, Kompleks Bitoa Lama, Makassar.
Selain Idham, di dalam kamar ditemukan pula dua orang wanita. Masing-masing Hanifa (21), seorang mahasiswi perguruan tinggi swasta. Ia berdomisili di Jalan Sungai Saddang. Satu lainnya adalah Aprian Pratama (21), seorang perempuan wiraswasta yang beralamat di Jalan Cendrawasih.
Penggerebekan yang disertai penangkapan dipimpin Kanit Opsnal Polres Pelabuhan Ipda Asnawi bersama Bripka Yuhannis. Dari penggeledahan yang dilakukan, ditemukan satu kantung hitam berisi 11 paket besar kristal bening sabu. Setelah ditimbang, beratnya mencapai 1 kg.
Ada pula satu buah timbangan spring dial scale warna hijau, satu unit sepeda motor Honda Scoopy dan bal pastik sedang. Idham bersama dua teman wanitanya serta barang bukti yang ditemukan, kemudian dibawa ke Mapolres Pelabuhan untuk proses hukum selanjutnya.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani bersama Kapolres Pelabuhan AKBP Aris Bachtiar, didampingi Kasat Narkoba Polres Pelabuhan AKP Ilham Fitriadi, merilis pengungkapan kasus tersebut di Mapolres Pelabuhan, Kamis (12/4). Barang bukti 1 kg sabu yang dikemas dalam 11 paket besar diperlihatkan kepada wartawan.
Menurut AKP Ilham Fitriadi, tersangka Idham merupakan kurir. Barang tersebut milik dua orang bandar berinisial AS dan AL. ”Kedua bandar ini masih dalam pengejaran,” ujar Kasat Narkoba Polres Pelabuhan.
Sementara dua orang wanita yang diamankan, menurut AKP Ilham, masih menjalani pemeriksaan. Penyidik mendalami keterangannya. ”Jika terlibat dalam penyalahgunaan narkoba, kita proses. Tapi kalau tidak, mereka dipulangkan,” ujarnya.
Kabid Humas Polda Sulsel bersama Kapolres Pelabuhan, menjelaskan bahwa dari interogasi terhadap tersangka Idham, terungkap asal muasal narkoba tersebut. ”Menurut pengakuan tersangka, barang bukti 1 kg sabu berasal dari Malaysia dan Cina. Dibawa ke Kalimantan dan masuk melalui pelabuhan Mamuju, Sulawesi Barat. Kemudian kurir membawanya ke Makassar lewat darat. Selanjutnya diserahkan ke bandar AS dan AL.
Sabu seberat 1 kg itu lalu diberikan kepada Idham dalam bentuk satu bungkus besar. Oleh Idham, sabu itu diperkecil kemasannya dan dibagi menjadi 11 paket besar plastik. Rencananya akan diedarkan ke konsumen di kota ini.
”Ini jaringan internasional. Barang bukti didatangkan dari Malaysia dan Cina. Keterangan tersangka masih dalam pengembangan penyidik guna mencari dua orang bandarnya,” jelas Kombes Dicky. (jul/rus)

Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top