Headline

Kerap Dapat Pesanan Keluarga JK, Gaji Delapan Pegawai

BKM/NUGROHO BERSAMA PEGAWAI-Hj Haniah bersama seorang pegawainya. Dari usaha songkolo begadang, Hj Haniah mampu menggaji delapan orang pegawainya.

MENGGELUTI dan mempertahankan usaha hingga puluhan tahun bukanlah hal yang mudah. Banyak suka dan duka yang telah dialami Hj Haniah selama melakoni usaha berjualan songkolo begadang. Kecintaannya terhadap kuliner khas Makassar inilah yang membuatnya mampu eksis hingga sekarang.

Laporan: Nugroho Nafika Kassa

USAHA Songkolo Begadang Alhamdulillah milik Hj Haniah dulunya tak berada di lokasi yang sekarang. Walaupun masih di sekitar Antang, namun Hj Haniah memulainya dari tempat lain.
Alasannya untuk pindah, karena lokasinya saat itu kurang memungkinkan untuk menampung pelanggan yang ingin makan di tempat. Hj Haniah pun kemudian pindah ke lokasi yang sekarang. Dan di sinilah usahanya berkembang pesat sampai kini.
Hj Haniah mengaku sangat menikmati kesibukannya selama ini. Apalagi tempatnya kini telah banyak dikenal orang. Ia mengaku jika selama menjual songkolo, tak pernah sekalipun dirinya memikirkan ingin mencari pekerjaan lain.
“Senang sekalima saya jual begini. Dari dulu memang iniji saja yang hidupi keluarga. Dan Alhamdulillah sekarang banyakmi yang kenal,” ujar Hj Haniah penuh rasa syukur.
Beberapa artis dan program acara televisi nasional pun pernah menyambangi warungnya. Bahkan Hj Haniah mengatakan jika salah satu pembawa acara kuliner, almarhum Bondan Winarno pernah berkunjung sampai empat kali ke tempatnya.
“Pak Bondan itu sampai empat kali ke sini sebelum dia meninggal,” katanya.
Begitupun dengan artis seperti Lina Hasyim, Koki Cilik Bandung, dan beberapa pesohor lainnya yang tak bisa Hj Haniah sebutkan.
“Banyak itu kalau artis-artis datang ke sini. Biasa singgah saja. Biasa juga katanya sengaja ke sini. Saya ndak tahu juga siapa namanya. Yang saya tahu dia artis. Karena pas ke sini, orang-orang sekitar langsung biasa berkerumun, katanya artis bede,” jelasnya sambil tersenyum.
Hj Haniah yang saat itu bergaya santai dengan penutup kepala khasnya, juga mengatakan jika program acara televisi Laptop Si Unyil juga pernah datang. Mereka secara khusus membahas makanan khas Makassar yang dijual di tempat ini.
Yang membuatnya semakin bangga lagi adalah kerap mendapat orderan dari keluarga Wakil Presiden RI Jusuf Kalla. Hj Haniah mengatakan, saat keluarga dari Jusuf Kalla ingin menggelar hajatan, pasti songkolo miliknyalah yang dipesan.
“Alhamdulillah, kayak kemarin ini kalau ada anaknya Pak JK bikin acara, pesannya songkolo dari sini,” tuturnya.
Namun di balik semua cerita sukanya itu, Hj Haniah mengaku juga pernah mendapatkan perlakuan yang kurang baik dari pelanggannya. Sering ada beberapa pelanggannya tak jujur. Kalau sudah makan, biasanya langsung kabur saja, tidak membayar.
Memang, dikatakannya jika ia biasa tak memperhatikan para pelanggannya yang memesan. Baginya, kejujuran menjadi hal yang penting. Jadi ia selalu memberi kepercayaan kepada para pelanggannya.
“Tapi yang jujur juga banyak. Biasa ada yang langsung pergi, tapi karena jujur, dia kembali lagi untuk bayar. Biasanya dia bilang lupa. Memang saya biasa ndak awasi. Karena kalau ada orang tidak jujur begitu, dia sendiriji itu rugi,” jelas Hj Haniah.
Kini, penghasilan dari jualan songkolonya pun ia rasa lumayan bisa menyejahterakannya. Walaupun ia tak bisa menyebut kisaran pendapatannya kini, namun untuk warung yang ukurannya kecil, Hj Haniah mampu menggaji delapan pegawainya. (*/rus/b)


Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top