Kriminal

Jadi Grab Car Fiktif, Lima Pemuda Japing Dibekuk

 

GOWA, BKM — Meraup uang begitu mudah tanpa harus bersusah payah mengantar penumpang telah membuat lima pemuda di Dusun Japing, Desa Sunggumanai, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Gowa berkantong tebal.

Lima pemuda ini menjadi driver angkutan online Grab Car secara resmi. Sayangnyan, tugasnya sebagai driver sama sekali tidak dijalankan namun setiap.waktu.tertentu dalam hitungan poin tercukupi, kelimanya pun mendapatkan bonus lumayan yakni Rp 300 ribu sebagai insentif tetap dari layanan Grab Car ini.

Cara mudah mendapatkan uang tanpa kerja ini dijalankan oleh AA alias Ardi (34), IY alias Anti (23), IW alias Jaya (32), RO alias Enol (32) dan MK alias Kamil (27) sekian lama hingga aksi jahat mereka pun tercium petugas.

Kelimanya pun kini mendekam dalam tahanan Polres Gowa setelah berhasil dibekuk Selasa (10/4/2018) kemarin.

Kelima pemuda yang berdomisili di kompleks BTN Bumi Zarindah, Dusun Japing, Desa Sunggumanai ini falam aksinya mengoperasikan jaringan online Grab Car dengan bergantian mengorder/pesan grab car seolah-olah mereka adalah calon penumpang. Padahal mereka tidak bergeming dari tempatnya.

Untuk mempermudah pengorderan grab car mereka menggunakan l34 unit Ponsel berbagai jenis merk.

Kasat Reskrim Polres Gowa, Iptu Donna Briadi mengatakan, kelima pelaku ini ditangkap setelah personel mendapatkan informasi dari warga bahwa selama ini kelimanya diketahui sebagai sopir grab car namun tidak pernah menjalankan profesinya sebagaimana layaknya driver online lainnya.

” Jadi aksi para pelaku diduga melakukan aktifitas manipulasi data Grab online dengan cara pesan orderan dan menerima orderan secara fiktif. Pelaku kemudian melakukan perjalanan fiktif. Dan jika pelaku mendapatkan target 29 trip dalam sehari sesuai ketentuan yang diatur oleh pihak Grab maka para pelaku mendapatkan insentif berupa bonus sebesar Rp 300 ribu,” kata Iptu Donna saat merilis kasus tersebut di posko Tim Anti Bandit Polres Gowa, Selasa kemarin.

Berdasarkan keterangan pelaku, mereka melakukan aksinya karena ingin memperoleh uang secara mudah dan cepat tanpa harus bekerja keras.

Dari tangan pelaku, personel berhasil mengamankan barang bukti berupa satu unit mobil Daihatsu Sigra warna hitam plat DD 1573 YS, sembilan buah kartu ATM, l34 unit ponsel berbagai jenis merk, empat buah buku rekap rental ponsel, dua unit terminal sambungan kabel, tiga unit charger, dua unit power bank serta uang tunai Rp 1.035.000.

“Kelima pelaku dikenakan Pasal 51 jo Pasal 35 UU No 19 tahun 2016 tentang Perubahan atas UU No 12 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik dengan ancaman pidana penjara paling lama 12 tahun dan atau denda paling banyak sebesar 12 miliar rupiah,” kata Iptu Donna. (saribulan)

Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top