RAMZAH THABRAMAN
Headline

Terlambat Dua Bulan, RSUD Labung Baji Diresmikan

BKM/CHAIRIL DIRESMIKAN-Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo didampingi Ketua DPRD Sulsel Muh Roem, Kadis Kesehatan dr Rahmat Latif dan Direktur RSUD Labuang Baji dr Mappatoba, menandatangani prasasti pada peresmian tiga gedung pelayanan baru milik RSUD Labung Baji, Senin (12/3).

MAKASSAR, BKM — Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo, meresmikan tiga gedung pelayanan baru milik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Labuang Baji, Senin (12/3).
Direktur RSUD Labuang Baji dr Mappatoba menjelaskan, gedung baru yang diresmikan, yakni ruang Instalasi Rawat Darurat (IRD), instalasi rawat jalan yang memiliki 20 poliklinik, ruang intensif care unit (ICU) dan CVCU untuk perawatan khusus penyakit jantung.
Termasuk ruang operasi yang memiliki kapasitas delapan ruangan.
Sementara untuk gedung kedua merupakan ruang perawatan ibu dan anak. Dan satu gedung lagi Renovasi untuk pelayanan CT scan untuk pasien penderita stroke hingga tumor, serta pelayanan hemodialisis atau cuci darah.
Setelah tahap pertama rampung, dalam waktu dekat akan dilanjutkan pembangunan tahap kedua. Anggarannya sudah siap, bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dan Dana Alokasi Khusus (DAK) dengan total nilai sebesar Rp47 miliar.
“Untuk proses lelang dan pengerjaannya, kita serahkan ke ULP. Diharapkan bisa dikerja secepatnya dan rampung pada Oktober atau November mendatang,” ungkap Mappatoba usai peresmian.
Sesuai instruksi gubernur, kata Mappatoba, akan dibangun tiga tower di RS Labuang Baji. Di setiap puncak tower, dibuat ruang terbuka untuk bersantai, seperti rooftop yang ada di Wisma Kalla.
Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Lompo berharap RSUD Labuang Baji ke depan bisa setara dengan RS Wahidin Sudirohusodo yang menyangga di wilayah utama. Sementara RSUD Labuang Baji untuk melayani pasien di wilayah selatan.
“Kita berharap rumah sakit ini bisa menjadi yang terbaik di luar Jawa,” kata Syahrul.
Orang nomor satu Sulsel itu mengakui, di 30 hari terakhir masa jabatannya, sudah bisa melihat progres RSUD Labuang Baji yang cukup baik. Tower yang dibangun mulai difungsikan, kendati belum sempurna. Diapun menyemangati seluruh manajemen rumah sakit agar tidak kalah dengan rumah sakit swasta dalam memberikan pelayanan.
Syahrul berharap ke depan seluruh rumah sakit milik pemerintah daerah bisa melayani masyarakat tanpa membebani cost yang tinggi. Kalau perlu memberi pelayanan secara gratis.
“Kalau bisa gratis kepada rakyat, kenapa tidak? Itu yang ada dalam pikiran saya. Tapi itu saya serahkan kepada siapapun yang menggantikan saya nantinya,” pungkasnya.
Pembangunan gedung baru dan renovasi sejumlah ruangan di RS Labuang Baji dimulai pengerjaannya pada 21 Agustus 2017 lalu. Seharusnya, pembangunan itu ditargetkan rampung pada Desember akhir tahun lalu. Namun karena keterlambatan pekerjaan, proyek tersebut menyeberang di tahun 2018. Setelah terlambat dua bulan, barulah proyek ini diresmikan. (rhm/rus)

Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top