Headline

Pansus Usul Hapus Dua Perusahaan Daerah

MAKASSAR, BKM– Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Penambahan Penyertaan Modal kepada PT Bank Sulselbar, mengusulkan penghapusan dua perusahan daerah (PD). Dua PD tersebut, yakni Rumah Potong Hewan dan Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Makassar.
Hal tersebut disampaikan dewan saat berlangsung rapat pansus di ruang banggar DPRD Kota Makassar, Senin (12/3). Menurut anggota Pansus Penyertaan Modal PT Bank Sulselbar Mudzakkir Ali Djamil, agar penyertaan modal PT Bank Sulselbar lebih besar, alangkah baiknya jika ada dua perusahaan dihapus.
“Daripada dua perusahaan daerah ini tidak menghasilkan deviden ke pemerintah kota dan menghabiskan anggaran saja, mending kita alokasikan untuk PT Bank Sulselbar. Ini jelas akan menguntungkan pemkot,” ujar politisi PKS itu.
Ketua Pansus Penyertaan Modal PT Bank Sulselbar Syamsuddin Kadir, menjelaskan bahwa dewan sudah mengusulkan agar penyertaan modal pemkot ditambah, dari sebelumnya sebesar Rp 17 milliar menjadi Rp100 miliar untuk lima tahun anggaran. Hal ini mengingat deviden yang disetorkan ke pemerintah sangat sedikit jika hanya mengandalkan modal awal.
“Ini kan baru usulan dewan untuk menghapus dua perusahaan daerah. Masih perlu dikonsultasikan dulu. Untuk tambahan penyertaan modal, kita akan meminta ke pemkot sebesar Rp100 miliar selama lima tahun anggaran. Artinya, Rp20 miliar per tahun penambahannya,” jelas legislator Fraksi Golkar ini.
Dari penyertaan modal Rp17 miliar sebelumnya untuk lima tahun anggaran, Pemkot Makassar hanya bisa mendapatkan deviden sebesar Rp7 miliar dari Bank Sulselbar. Dengan adanya penambahan tersebut, modal Pemkot Makassar bisa berada di posisi ketiga dari seluruh kabupaten/kota di Sulsel.
”Semoga dengan penambahan ini, deviden juga bisa bertambah menjadi Rp20 miliar per tahun,” imbuhnya.
Direktur Kepatuhan PT Bank Sulselbar Muh Asril Azis, dalam pertemuan itu menjelaskan, keuntungan yang diperolah perusahaannya di tahun 2010 sebesar Rp243 miliar. Sementara di tahun 2016, laba yang didapat mencapai Rp600 miliar. (ita/rus)


Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top