Headline

Mobil Terjun ke Sawah, Plt Kadis Dikbud Meninggal Usai Salat Subuh

JENEPONTO, BKM — Jarum jam menunjuk angka pukul 04.00 Wita, Senin (12/3). Sebuah mobil Toyota Kijang Innova warna silver bernomor polisi DD 281 FI melintas di Kampung Garongkong, Desa Tuju, Kecamatan Bangkala, Kabupaten Jeneponto.
Seorang diri pemiliknya mengendarai mobil tersebut. Laju kendaraan berkecepatan sedang, di kisaran 50-60 km/jam. Tiba-tiba saja mobil kehilangan kontrol langsung menabrak patok pembatas jalan. Akibatnya, ban depan pecah. Kemudian oleng ke kiri dan terbalik masuk ke sawah.
Seorang saksi mata bernama Masurung menuturkan, pengemudi mobil tersebut berhasil keluar dari dalam kendaraannya. Ia tak mengalami luka sedikitpun. Selanjutnya minta tolong ke warga untuk diantar pergi salat subuh di masjid terdekat.
”Setelah salat, dia rebahan dan tertidur di lantai. Karena warga yang curiga dan ingin mengetahui keadaannya, salah seorang jamaah kemudian memeriksanya. Ternyata sudah meninggal dunia. Mungkin karena sakit jantung,” ujar Masurung, kemarin.
Belakangan diketahui jika pria itu adalah A Indra bin Sudibiyo Karaeng Eta’. Ia tercatat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadis Dikbud) Bantaeng. Pria berusia 55 tahun ini beralamat di Kampung Sombala Bella, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar.
Kepala Satuan lalulintas (Kasatlantas) Polres Jeneponto AKP Andi Ali Imran Umar, menjelaskan bahwa keterangan saksi mata menyebutkan, mobil yang dikemudikan korban datang dari arah Takalar menuju Bantaeng.
”Saat kejadian sedang hujan lebat. Jalanan yang licin kemungkinan menyebabkan mobil korban kecelakaan tunggal,” jelas AKP Andi Ali Imran.
Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan sedikitpun luka lecet di di tubuh almarhum. Polisi menduga korban mengalami syok usai kecelakaan.
”Korban masuk sempat salat subuh di masjid bersama warga. Setelah itu tidur-tiduran di masjid dan akhirnya meninggal dunia. Pihak keluarga sudah menjemput jenazah korban dan membawanya ke Bantaeng. Barang bukti mobil korban sudah diamankan di mapolres,” terang Andi Ali Imran lagi.

Berkinerja Bagus

Plt Bupati Bantaeng H Muhammad Yasin menyatakan berduka atas meninggalnya A Indra akibat kecelakaan lalulintas di Jeneponto. Di mata Yasin, almarhum merupakan sosok pekerja keras, ulet, disiplin dan supel dalam pergaulan. ”Kinerjanya bagus dan supel dalam bergaul,” ujarnya, kemarin.
Karaeng Eta’ adalah pejabat pindahan dari Takalar. Setibanya di Bantaeng, dia dipercaya sebagai Staf Ahli Bupati. Selanjutnya, Agustus 2017, dia mendapat amanah tambahan dan dilantik oleh Bupati Bantaeng HM Nurdin Abdullah sebagai Plt Kadis Dikbud.
Kerabat almarhum A Ismail Pawiloi yang akrab disapa Karaeng Nippong, mengaku syok mendengar kabar duka tersebut. Rencananya, kata dia, almarhum akan dikebumikan hari ini, Selasa (13/3).
“Besok (hari ini) baru dikebumikan karena menunggu keluarga dari luar Provinsi Sulsel,” katanya, kemarin. (krk-wam/rus/c)

Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top