Sulselbar

Merasa Ditipu, Puluhan Calon Jamaah Umroh Melapor ke Polisi

Sejumlah korban travel bodong mendatangi Mapolres Barru.

PANGKEP, BKM — Korban penipuan travel bodong terus beradatangan. Hingga Selasa (13/3) siang, puluhan warga Pangkep mendatangi Polres Barru untuk melaporkan diri sebagai korban penipuan travel bodong PT Shafamarwah Mulia Utama milik Dr H Lukman Jamaluddin.

Satu per satu, para korban dimintai keterangannya oleh penyidik. Dihadapan petugas salah seorang korban calon jemaah umroh, Rostiah warga Kabupaten Pangkep mengaku merasa dibohongi oleh pihak travel lantaran gagal diberangkatkan.

“Saya dijanji tiga kali oleh pihak travel akan diberangkatkan, tapi sampai sekarang tidak ada kejelasan,” kata Rostiah.

Awalnya, lanjut Rostiah, dirinya dijanji berangkat tanggal 8 Februari 2018, tapi batal, kemudian tanggal 24 Febuari batal lagi, lalu terakhir tanggal 10 bulan Maret 2018, tetapi kembali dibatalkan.

“Sudah lama dijanji tapi tidak ada kejelasan, akhirnya kami lapor polisi. Mulanya saya mendaftar di travel tersebut pada bulan November 2017 dengan biaya Rp21,5 juta. Saat ini saya cuman minta uang dikembalikan,” harap Rostiah

Anggota DPRD Pangkep H Pattola Husain yang sebelumnya mengaku ada 14 Orang keluarganya yang gagal berangkat. Selasa pagi bersama sembilan orang mendatangi Polres Barru untuk melaporkan diri.

“Hari ini kami bersama sembilan orang yang gagal menunaikan ibadah umroh datang melapor ke Polisi. Ada beberapa dari sembilan rekan kami yang telah diperiksa Penyidik,” pungkas H Pattola.

Sementara Kapolres Barru AKBP Burhaman mengatakan, hingga saat ini sudah ada 18 korban calon jemaah yang melapor.

“Untuk sementara ada 17 orang warga Pangkep yang melapor ditambah satu orang warga Barru. Mereka sementara dimintai keterangan,” kata Burhaman.

Kasat Reskrim AKP Ikbal Sultan menambahkan, jika Senin malam, pihaknya sudah melakukan penggeledahan terhadap kantor travel PT Shafamarwah Mulia Utama di Pekkae.

“Sejumlah dokumen, kelengkapan administrasi dan alat peraga untuk kegiatan manasik telah kita sita sebagai barang bukti,” beber Ikbal.

Sebelumnya dari pengakuan Bos travel dari PT Shafamarwah Mulia Utama yang sudah diamankan Polisi,  Dr H.Lukman Jamaluddin bahwa jumlah pendaftar saat ini ada 400 calon jemaah umroh yang batal diberangkatkan.

“Pendaftar di travel ini berasal dari beberapa daerah di Sulsel dan luar Sulsel seperti Barru, Parepare, Pangkep, Mamuju dan Papua,” kata Lukman. (udi)


Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top