Gojentakmapan

15.936 Warga Gowa Tidak Bersyarat Sebagai Pemilih

Uji publik daftar pemilih Pilgub Sulsel yang digelar KPU Gowa.

GOWA, BKM — Sebanyak 15.936 warga Gowa dinyatakan tidak memenuhi syarat sebagai pemilih dalam Pilgub-wagub 2018. Data ini sesuai hasil pencocokan dan penelitian (coklit) yang dilakukan panitia pemutakhiran data pemilih (PPDP) KPU Gowa yang berjalan sejak Januari lalu.

Komisioner Divisi Data KPU Gowa, Muchtar Muis mengatakan wargabyang tidak bersyarat tersebut adalah warga yang tidak memiliki KTP Elektronik.

“Kurang lebih 15.936 warga yang tidak memiliki KTP elektronik. Ada namanya tapi belum ada KTP-el nya. Maksudnya saat pencoklitan mereka ada, hanya saja tidak bisa menunjukkan identitasnya. Contohnya, dia menikah di Gowa tapi KTP nya Bulukumba, itu tidak bisa kita akomodir untuk masuk daftar pemilih di Gowa,” kata Muhtar Muis usai Uji Publik Daftar Pemilih Hasil Pemutakhiran Pilgub-wagub Sulsel 2018, di Aula KPUD Gowa, Selasa (13/3/2018).

Uji publik data pemilih tersebut dibuka Ketua KPU Gowa, Zaenal Ruma dihadiri Ketua Panwaslu Gowa, Suharly, jajaran Pemkab Gowa seperti Bakesbang dan Dinas Dukcapil dan para perwakilan Parpol serta para PPK.

Terkait jumlah warga yang belum ber KTP elektronik itu, kata Muchtar Muis sudah dikirim ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Gowa.

“Nanti pihak Dukcapil yang akan cek apakah mereka ini masuk sebagai warga Gowa atau tidak. Kami sudah kirim soft file ke dinas terkait dan tunggu koordinasi selanjutnya,” katanya.

Setelah uji publik ini, KPU berharap agar para pimpinan parpol dan tim pemenangan calon, untuk segera mencermati pemilihnya.

“Jangan sampai masih ada pemilih yang belum sempat terdata. Jadi parpol dan tim pemenangan bisa cek langsung. Lalu masukkan dan koreksi kalau belum ada dengan mendatangi petugas PPDP kami agar kita bisa langsung melakukan perbaikan data sebelum pleno dilakukan,” tandasnya.

Dikatakan Muhtar Muis, pengumuman Daftar Pemilih Sementara (DPS) dilakukan pada 24 Maret sampai 2 April mendatang.

Sementara itu Ketua KPU Gowa, Zaenal Ruma menegaskan dengan banyaknya warga yang belum jelas status kependudukannya itu, maka diimbau agar petugas pencoklit tidak berpatokan pada kartu keluarga.

“Bisa saja dia masuk di KK namun ternyata sudah tidak tinggal di Gowa. Makanya petugas coklit harus telisik wajib pilih dengan mendatangi rumah warga. Sebaliknya warga yang belum dicoklit agar segera melaporkan dori ke petugas PPDP untuk segera dicoklit agar segera masuk daftar pemilih,” kata Zaenal Ruma. (saribulan)

Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top