RAMZAH THABRAMAN
Bisnis

Memimpin Hotel Makan Banyak Waktu dan Tenaga

BKM/NUGROHO Fitri Kusuma Wardhani Prints

MENJADI seorang pimpinan di sebuah hotel tentu menjadi tantangan tersendiri. Karena bekerja dan menjadi pimpinan di sebuah hotel, akan memakan banyak waktu dan tenaga. Apalagi jika pimpinannya adalah seorang perempuan.
Seperti halnya yang dilakoni Fitri Kusuma Wardhani Prints, Hotel Manager (HM) Hotel Fave Panakkukang Makassar. Wanita kelahiran Jakarta ini menghabiskan seluruh masa studinya di Makassar.
Tercatat, ia merupakan alumni dari SD Kapota Yudha, SMPN 1 Makassar, dan SMKN 8 Makassar. Fitri juga telah menyelesaikan kuliahnya di Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik (FISIP) Universitas Satria Makassar.
Sekarang, wanita yang hobi memasak dan menonton ini tinggal di Sholtana Residence Barombong bersama suami dan anaknya. Suaminya bernama Dimas Budi Prasetia. Anaknya ada dua. Anak pertama bernama Muh. Ghazi, dan anak kedua bernama Fidia.
Fitri memulai karirnya di dunia perhotelan pada 1999 sebagai resepsionis di Hotel Delta. Setahun kemudian, ia pindah ke Makassar Golden Hotel (MGH) sebagai Reception & GRO. Setelah itu, pada 2002 pindah lagi di Hotel Quality sebagai Sales Executive.
Pada 2003, Fitri kembali pindah ke hotel Singgasana sebagai Sales Manager. Cukup lama di Singgasana, Fitri pindah di Hotel Beryl pada 2010. Kemudian pindah lagi di Hotel Aston pada 2011.
Pada 2013, Fitri pindah di Neo Candi Semarang sebagai Sales & Marketing Manager. Hingga pada 2016 menjadi HM di Fave Panakkukang. ”Dari awal perjalanan karier, saya sudah menyukai dunia hospitality. Karena menurut saya ada seni tersendiri dalam hal proses melayani kebutuhan tamu-tamu yang akan menginap ataupun menggunakan fasiltas lain yang ada di hotel. Ini membutuhkan keahlian yang tidak semua orang mau mendalaminya. Good service, good cleanliness, good food and beverage are part of hotelier,” jelasnya.
Fitri mengakui, banyak suka duka yang dirasakan selama ini. ”Banyak hal dan pengalaman yang sudah saya dapatkan dari konsistensi saya bekerja dibidang perhotelan. Pengalaman dimarahin tamu yang komplain sudah menjadi makanan hari-hari dari awal bekerja. Tapi hal itu malah menambah motivasi untuk mewujudkan career planning saya menjadi pemimpin. Sehingga kerap kali perlu meningkatkan antusias saya untuk terus belajar meski harus berada lebih lama di kantor. Hingga akhirnya setelah malang melintang di dunia hospitality akhirnya dipercaya untuk memegang posisi penting di Fave Hotel Panakkukang Makassar, yaitu menjadi Hotel Manager,” jelas Fitri.

Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top