Sulselbar

Tim Hukum Harmonis Ajukan Keberatan ke Polres Mamasa

BKM/DARMAN ARDI Metusalach Z Ratu Ketua Tim Hukum Harmonis.

MAMASA, BKM — Tim hukum pasangan calon bupati dan wakil bupati Mamasa pada Pilkada serentak tahun 2018, H Ramlan Badawi dan Marthinus Tiranda yang diketuai Metusalach Z Ratu SH, melayangkan surat kebaratan atau laporan ke Polres Mamasa.
Surat keberatan itu dilayangkan terkait deklarasi kotak kosong (Koko) yang digagas beberapa deklarator tokoh masyarakat Mamasa, Sabtu (10/2). Laporan tersebut telah disampaikan ke Polres Mamasa dengan Nomor.01/DH-Tim Harmonis/II/2018.
Kepada BKM, Metusalach Z Ratu, mengatakan, kotak kosong bukan merupakan kandidat dalam Pilkada serentak Kabupaten Mamasa tahun 2018. Sehingga kotak kosong bukan merupakan subjek hukum. Oleh karena itu, ketika ada pihak-pihak dan atau oknum yang memfasilitasi kegiatan kotak kosong dalam bentuk pertemuan-pertemuan yang menghimpun atau mengumpulkan orang banyak atau massa, maka kegiatan tersebut adalah ilegal dan tidak mempunyai legal standing.
Selain itu, kata Metusalach, semua kegiatan yang mengatasnamakan kotak kosong adalah ilegal. ”Makanya, kami mohon kiranya kepolisian Polres Mamasa tidak memberikan izin atau persetujuan dalam bentuk apapun atas rencana kegiatan tersebut. Karena sampai saat ini, tidak ada payung hukum yang memberikan legitimasi untuk mensosialisasikan kotak kosong.
Sementara itu, Reimicha, salah seorang peserta yang ikut mensosialisasikan Koko di lapangan sepakbola Mamasa, Sabtu (10/2), kepada BKM, mengatakan, acara yang dilaksanakan ini bukan deklarasi. Melainkan konsolidasi Koko yang dihadiri beberapa tokoh masyarakat Kabupaten Mamasa.
”Acara ini hanya konsolidasi saja,” kata Reimicha. (dar/mir/c)

Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top