Gojentakmapan

Warga Tinggimoncong Diajari Bertani Sehat

IST BAKSOS -- Pemeriksaan kesehatan salah satu kegiatan dalam Baksos yang digelar Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan UIN Samata bekerjasama Pemerintah Kecamatan Tinggimoncong.

GOWA, BKM — Sebanyak 200 an warga Malino mengikuti pelayanan pemeriksaan dan pengobatan gratis yang dilakukan mahasiswa Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Islam Negeri (UIN) Samata.
Pemeriksaan dan pengobatan gratis ini dipusatkan di Lingkungan Batulapisi, Kelurahan Malino, Kecamatan Tinggimoncong, Sabtu dan Minggu (10-11/2). Kegiatan ini merupakan rangkaian bakti sosial (Baksos) yang diselenggarakan FKIK UIN Samata bekerjasama Pemerintah Kecamatan (Pemcam) Tinggimoncong.
Selain pemeriksaan dan pengobatan gratis, warga juga mendapatkan pelayanan lainnya. Yaitu pemeriksaan ibu hamil, pijat bayi, penyuluhan kefarmasian tentang Dagusibu (Dapatkan, Gunakan, Simpan dan Buang) dalam penggunaan obat, penyuluhan KB dan imunisasi, penyuluhan bertani sehat dan pembagian alat pelindung diri saat bertani, diversifikasi sayur dan buah, pembuatan roti tanpa bahan pengawet dan pemanis buatan serta senam Lansia.
Dekan FKIK UIN Samata, Dr dr Andi Armyn Nurdin, mengatakan, baksos yang dilakukan FKIK ini melibatkan sedikitnya 127 mahasiswa, tenaga dosen, tenaga kesehatan serta staf FKIK dan dikerjasamakan dengan Pemcam Tinggimoncong.
”Kegiatan ini kami lakukan untuk menjalankan tri darma perguruan tinggi yang bertujuan untuk menyebarkan informasi, meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan sikap masyarakat untuk mencapai derajat kesehatan masyarakat yang optimal,” jelas Andi Armyn didampingi Dr Nur Hidayah wakil dekan sekaligus ketua panitia baksos.
Sementara Camat Tinggimoncong, Andry Mauritz sangat mengapresiasi kegiatan baksos yang dilakukan FKIK UIN. ”Alhamdulillah, bakti sosial ini cukup memberikan dampak positif bagi masyarakat Malino dan sekitarnya. Saya atas nama pemerintah kecamatan sangat bersyukur dengan adanya layanan pemeriksaan dan pengobatan gratis untuk warga di sini,” kata Andry Mauritz.
Dalam baksos itu, camat Tinggimoncong bersama Dekan FKIK UIN, menyerahkan secara langsung kepada petani penerima alat pelindung bertani, seperti masker, sarung tangan, kacamata, mantel, dan sepatu boot. (sar/mir)

Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top