Politik

Aziz Yakin Lebih Kuat Dibandingkan Cakka

PENETAPAN--Bakal calon wakil gubernur Tanribali Lamo hadir dalam kegiatan pleno penetapan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur dipimpin Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulsel Iqbal latif di Four Poin By Sheraton Makassar, Senin (12/2).

MAKASSAR, BKM–Perang saudara tidak terhindarkan pada kontestasi Pemilihan Gubenrur (Pilgub) Sulsel 27 Juni 2018. Dua putra pejuang Sulsel, Kahar Muzakkar, yakni Abd Aziz Qahhar Mudzakkar dan Andi Mudzakkar alias Cakka akan berkompetisi memperebutkan kursi 02 di Sulsel. Aziz mendampingi Nurdin Halid (NH), sedangkan Cakka menemani Ichsan Yasin Limpo (IYL).
Majunya Cakka tidak membuat Aziz risih. Malah, ia mendukung langkah saudaranya mengingat itu adalah hak politik yang dijamin oleh negara. Meski demikian, anggota DPD RI tiga periode itu menyadari majunya Cakka merupakan bentuk politik praktis sebagai upaya lawan memecah suaranya di Luwu Raya.
Bukan rahasia lagi, Luwu Raya merupakan basis pemenangan Aziz. Tiga kali ia melenggang mulus ke Senayan, meski tidak melakukan kampanye. Yang hebat, suara Aziz dari waktu ke waktu terus meningkat. Teranyar, dukungan masyarakat Luwu Raya kepada Aziz melampaui 1 juta pemilih.
Aziz mengaku cukup optimistis bahwa kekuatannya lebih besar dibandingkan Cakka. Meski sang saudara adalah Bupati Luwu, Aziz memiliki pengaruh yang sangat besar pada empat kabupaten di Luwu Raya. “Terkait (majunya Cakka), ini taktik lawan untuk membagi suara saya. Memang tidak sesederhana itu karena siapapun yang maju pastinya mau menang. Yang membedakan kita adalah cara menghitung kekuatan. Dan, saya yakin lebih kuat dari Mudzakkar,” ucap Aziz.
Sementara itu, wakil Bupati Luwu Amru Saher memberi penilaian tersendiri bagi Cakka yang tak lain adalah Bupati Luwu.
Di mata Amru, Cakka adalah sosok bupati yang tak egois dalam mengambil keputusan khususnya yang berkaitan dengan pemerintahan. ” Kami saling memberi masukan. Melihat sisi baik dan buruknya lalu mengambil keputusan,” kata Amru yang dalam waktu dekat akan dilantik menjadi plt Bupati Luwu.
Antara dirinya dan Cakka sudah ada tupoksi yang jelas di pemerintahan sehingga tak ada satupun yang merasa dilangkahi.
Amru yang usianya relatif muda dibanding Cakka juga mengungkapkan dalam beberapa hal dia kerap meminta saran dan pertimbangan.
Namun, saran yang disampaikan Cakka bukan sebagai instruksi atau perintah untuk dilaksanakan. ” Beliau mempersilahkan untuk mengambil keputusan sendiri yang dianggap benar,” katanya.
Satu hal yang berkesan bagi Amru terhadap sosok Cakka adalah merakyat dan apa adanya. Amru mengaku pada setiap kesempatan atau acara yang dihadiri, Cakka selalu berbaur dengan masyarakat. Tak minta fasilitas berlebih dan tak neko- neko. ” Beliau itu selalu dekat dengan masyarakat Luwu. Tidak ada yang dibeda- bedakan. Baik itu pejabat maupun masyarakat biasa,” kata mantan anggota DPRD Sulsel ini.
Cakka juga adalah pribadi yang sederhana. ” Beliau tak ingin dipuja-puja. Pada setiap acara, menu yang dimakannya sama dengan yang disuguhkan ke masyarakat,” ujarnya.
Sikap yang ditunjukkan itu lanjutnya bukan dibuat- buat atau pencitraan. Tetapi mengalir dengan sendirinya atau apa adanya. ” Mungkin karena beliau sejak kecil berbaur dengan masyarakat sehingga tahu bagaimana kehidupannya,” kata politikus Partai Keadilan Sejahtera itu. (wan-alp/rif/d)

Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top