Metro

Legislator Sulsel Juga Belum Kembalikan Randis

MAKASSAR, BKM — Tarik ulur pengembalian kendaraan dinas (randis) yang digunakan legislator bukan hanya terjadi di DPRD Makassar. Hal sama juga terjadi di DPRD Sulsel.

Informasi yang diperoleh, hingga saat ini, randis sebanyak 33 unit tersebut belum diserahkan secara resmi ke Pemprov Sulsel.
menurut Kepala Biro Aset Nurlina, hingga saat ini, penarikan randis dewan masih berproses. Artinya, belum ada yang dikembalikan.
Namun, kata Lina, pihaknya sudah berbicara dengan Sekretaris Dewan (Sekwan) Rizal Saleh, kalau akan segera dibuat berita acara penyerahan (BAP).
“Belum diserahkan karena belum ada berita acaranya. Tapi insya Allah Senin pekan depan, ” jelasnya, kepada BKM, Jumat (12/1).
Pengembalian randis dewan sebelumnya tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 18 tahun 2017 tentang Hak Keuangan dan Administratif Pimpinan dan Anggota DPRD telah disahkan. Salah satu aturan yang diatur dalam PP Nomor 18 Tahun 2017 tersebut adalah kenaikan gaji anggota dewan yang mencakup tunjangan transportasi, dimana kenaikan besarannya mencapai dua kali lipat.
Konsekuensi dari kenaikan tunjangan tersebut, anggota DPRD, mulai dari ketua komisi dan ketua-ketua lainnya wajib mengembalikan semua kendaraan dinas (randis) yang merupakan alat kelengkapan dewan, pada tanggal 31 Desember atau sebelum Januari 2018.
Sebelumnya, Kepala Badan Pengelolah Keuangan Daerah BPKD Andi Arwin Azis mengatakan, penarikan randis dilakukan karena tunjangan anggota DPRD Sulsel mengalami kenaikan.
Berdasarkan hitungan Pemprov, setiap anggota DPRD Sulsel akan menerima tunjangan. Nominalnya, Rp65 juta. Dari jumlah tersebut terdiri tunjangan transportasi sebesar Rp15 juta, tunjangan perumahan Rp 20 juta, tunjangan reses Rp15 juta, tunjangan komunikasi Rp15 juta.
“Ini sudah usulan dari tim apresial yang menetapkan besaran tunjangannya itu,” katanya. (rhm)


Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top