Sulselbar

Dewan Rancang Perda Perlindungan Guru

WAJO, BKM — Seiring terjadinya kasus yang menimpa terhadap guru, Badan Pembuat Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kabupaten Wajo akan membuat peraturan daerah (Perda) tentang perlindungan guru.
Kasubag Humas dan Protokoler DPRD Kabupaten Wajo, Andi Gusti Sam kepada BKM, Kamis (11/1) petang menjelaskan wacana pembentukan Perda inisiatif itu dilakukan akibat semakin banyaknya laporan siswa dugaan kekerasan yang dilakukan oleh guru, hingga berlanjut di kepolisian.
Hampir setiap bulan DPRD menerima aduan tentang dugaan tentang laporan tindak kekerasan yang dilakukan oknum guru terhadap siswanya. Sehingga siswa tersebut melaporkanya ke DPRD hingga aparat.
“Hampir tiap bulan ada aduan, baik ke DPR maupun ke aparat penegak hukum. Kita ingin memberikan perlindungan terhadap guru namun tetap mengacu pada peraturan yang ada,” ujar Andi Gusti Sam meniru ucapan Ketua Komisi IV DPRD Wajo, Hj Husniaty HS.
Namun, perda yang dirancang tersebut tetap mengacu pada undang-undang perlindungan Anak. Hingga kini DPRD terus konsultasi ke istansi terkait. Selain itu, Perda juga akan dijadikan kado Hardiknas 2018.
“Kita masih konsultasi ke berbagai pihak yang terkait. Dan kita ingin jadikan Perda ini sebagai kado Hardiknas 2018,” ujarnya. (nar/C)


Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top