Metro

11 Kelurahan di Tallo Hadiri Musrenbang

BKM/JUNI SEWANG MUSRENBANG--Musrenbang di Kelurahan Panampu dipimpin Sekretaris Camat Tallo, Benyamin Turupadang, didampingi Lurah Panampu, Abd Muis, di aula Kantor Lurah Panampu, Kamis (11/1) lalu.

MAKASSAR, BKM — Sebanyak 11 kelurahan di Kecamatan Tallo serentak menggelar musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang), Kamis (11/1).
11 kelurahan tersebut diantaranya Kelurahan Kalukuang, Kelurahan Wala Walaya, Kelurahan Rappojawa, Kelurahan Suangga, Kelurahan Ujung Pandang Baru, Kelurahan Rappokalling, Kelurahan Tammua, Kelurahan Bunga Eja Beru, Kelurahan Lembo, Kelurahan La’latang dan kelurahan Panampu.
Musrenbang adalah forum musyawarah tahunan para pemangku kepentingan (stakeholder) di satu wilayah.
Dalam setiap Musrenbang kelurahan, pemerintah kelurahan dan warga berembug dalam menyusun program tahunan di kelurahan, termasuk menjadi media dialog dan penyepakatan penyusunan program dan kegiatan pembangunan di wilayah kelurahan, baik yang ditangani secara swadaya, melalui pos bantuan daerah, menjadi bagian Renja SKPD Kelurahan, maupun diajukan untuk ditangani oleh SKPD lain yang relevan dengan usulan yang ada.
Camat Tallo, Andi Zainal Abidin Takko mengungkapkan, musrenbang kelurahan dilakukan setiap bulan Januari untuk menyusun rencana kegiatan tahunan dengan mengacu dan memperhatikan pada rencana pembangunan jangka menengah Kelurahan (RPJM) yang telah disusun untuk 5 tahun kedepan. “ Musrenbang kelurahan adalah forum dialogis antara pemerintah dengan pemangku kepentingan dari suatu isu atau persoalan, kebijakan, peraturan, serta program pembangunan yang sedang direncanakan,” jelas Andi Zainal.
Tujuan dilaksanakannya Musrenbang Kelurahan yaitu, menyepakati prioritas kebutuhan dan kegiatan yang termasuk urusan pembangunan yang menjadi wewenang kelurahan yang menjadi bahan penyusunan Rencana Kerja SKPD terkait. “ Hasil Musrenbang menyepakati setiap kelurahan mengutus “Tim Delegasi” yang akan memaparkan persoalan yang ada di kelurahannya pada forum Musrenbang tingkat kecamatan untuk penyusunan program pemerintah daerah atau SKPD terkait,” tutup Andi Zainal. (jun)


Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top