NURDIN HALID-AZIZ QAHHAR MUDZAKKAR AGUS ARIFIN NU'MANG-TANRIBALI LAMO NURDIN ABDULLAH-ANDI SUDIRMAN SULAIMAN ICHSAN YASIN LIMPO-ANDI MUZAKKAR
Gojentakmapan

Tim Anti Bandit Gowa Seret 15 Pelaku Judi

IST KASUS JUDI -- Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga saat merilis kasus judi yang dilakukan 15 pelaku.

GOWA, BKM — Tim anti bandit Polres Gowa akhirnya menyeret 15 orang pelaku judi sambung tulang. Dari 15 pelaku ini, polisi mengamankan sejumlah barang bukti masing-masing satu set kartu joker, uang tunai Rp5.530.000, satu buah kursi warna pink, satu set kartu joker, uang tunai Rp820.000, dan dua unit HP merk Nokia warna hitam.
Juga ada dua lembar kertas nomor dan shio, empat lembar kertas tafsiran mimpi, satu lembar rumus nomor dan shio, satu buah buku rekapan nomor dan shio serta uang Rp95.000 dan satu buah karet busa, empat ekor ayam jantan yang sudah mati bersama uang Rp1.040.000.
Para pelaku judi ini ditangkap sejak 10 Desember 2017 hingga hasil penangkapan 11 Januari 2018 dengan TKP beragam, yakni di Pasar Minasa Maupa Sungguminasa dengan kasus judi sambung tulang, di Desa Julu Bori Palangga, judi sambung tulang dan kupon putih serta judi sabung ayam di Dusun Pattingaloang, Desa Bontosunggu, Kecamatan Bajeng.
”Para pelaku disangkakan Pasal 303 Bis KUHP, maka ancaman hukumannya hanya empat tahun penjara. Sedangkan pada Pasal 303 KUHP mengancam tersangka dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara. Para tersangka kini sementara menjalani proses,” jelas Shinto.
Shinto mengatakan, kronologis penangkapan pelaku judi yang dilakukan tim Anti Bandit ini terjadi di empat lokasi dan jam berbeda. Dari empat lokasi berbeda ini, tim Anti Bandit mengamankan sebanyak 15 pelaku dengan berbagai latar belakang pekerjaan bersama 15 barang buktinya.
Dibeberkan, ke 15 pelaku judi itu yakni Arifuddin Dg Bantang (34) selaku pemain, alamat Bontomanai, Kecamatan Bontomarannu, Gowa, Mustafa Muhlis Dg Salam (29) juga pemain warga Kelurahan Borongloe, Bontomarannu, Satriadi Dg Ngemba (29) warga Jl Sepakat Panggentungan, Kelurahan Tamarunang, Kecamatan Somba Opu, Marsuki Dg Rewa (26) alamat Biringkaloro, Kelurahan Tetebatu, Kecamatan Pallangga, Suprianto (55) sekaligus pemilik rumah TKP perjudian di kompleks Pasar Minasa Maupa, Kelurahan Tompobalang, Kecamatan Somba Opu.
Rais Dg Rani (38) dan Rizal (28), warga Tanetea, Kecamatan Bajeng, Usman Dg Se’re (35) dan Ansar Sanrang (29), Syamsuddin Dg Ngawing (45) serta Abd Majid Rala (50) , warga Paku Julubori, Kecamatan Pallangga.
Sementara empat orang lainnya, masing-masing Harun Dg Sikki (48) warga Desa Tinggimae, Kecamatan Barombong, Syarifuddin Dg Lira, (47) warga Desa Panakukang, Kecamatan Palangga, Suardi (38) dan seorang guru bernama Agung Dwitanto (21), warga Desa Bontosunggu, Kecamatan Bajeng. (sar/mir)


Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top