RAMZAH THABRAMAN
Headline

Pensiunan Pemprov Gugat Gubernur di PTUN

MAKASSAR, BKM — Pensiunan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov Sulsel, Elvis Rizal melayangkan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Makassar. Ia menggugat Surat Keputusan (SK) Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo soal pemecatannya sejak Agustus 2017 lalu. Akibat penerbitan SK tersebut, Elvis Rizal sudah tidak menerima gaji pensiunnya sejak Oktober lalu hingga saat ini.
Dalam gugatannya, Elvis Rizal menilai Gubernur SYL telah mengabaikan Keputusan Presiden (Kepres) tentang pensiunan ASN Pemprov Sulsel atas nama Elvis Rizal, yang diterbitkan sejak Juli 2017. Kepres tersebut terbit sebelum SK pemecatan dikeluarkan oleh gubernur. Padahal berdasarkan kepres itu, Elvis telah menerima Tabungan dan Asuransi Pegawai Negeri (Taspen).
Ketika dihubungi kemarin, Elvis mengakui bila dirinya telah melayangkan gugatan terhadap gubernur di PTUN Makassar. “Kemarin (Rabu) sidang gugatannya sudah digelar PTUN secara tertutup. Agendanya mendengarkan materi gugatan dari penggugat,” ujar Elvis Rizal.
Sidang tersebut berlangsung secara tertutup, lantaran pihak gubernur selaku tergugat belum hadir dan menerima panggilan sidang. “Rabu depan baru sidangnya digelar secara terbuka. Karena pihak tergugat sudah menerima surat panggilan sidang dari PTUN,” tandasnya.
Elvis Rizal menegaskan, dalam gugatannya ia menuntut agar gubernur mencabut SK pemecatannya tersebut, karena dianggap telah mengesampingkan kepres. Serta memulihkan hak-haknya sebagai pensiunan ASN Pemprov Sulsel.
“Saya juga menuntut agar gaji serta tunjangan pensiun saya dibayarkan selama tiga bulan sejak SK itu terbit,” tukas Elvis Rizal.
Dihubungi terpisah, Sekretaris Provinsi Sulsel, Abdul Latif mengaku belum mendapat informasi seputar kasus Elvis. masih mengatakan akan mengecek ke Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulsel dan Biro Hukum.
“Saya belum tahu itu. Baru mau cek ke Biro Hukum dan BKD. Saya juga belum baca perihal itu,” ujarnya singkat, kemarin.
Kepala BKD Sulsel Ashari Fakhsirie Radjamilo yang dihubungi, belum bisa memberi penjelasan karena sedang rapat dengan DPRD Sulsel.
“Saya belum bisa menjelaskan. Saya sementara masih rapat dengan anggora dewan,” katanya, Kamis (11/1).
Sementara Kepala Biro Hukum Pemprov Sulsel Andi Muh Reza menjelaskan, dirinya belum menerima informasi terkait persoalan tersebut. Namun dia akan langsung menindaklanjuti dengan menggali informasi kepada bagian yang menanganinya.
“Tunggu yah. Saya cek dulu. Karena kebetulan saya juga orang baru di Biro Hukum, jadi saya akan tindak lanjuti ke bagian yang menangani persoalan ini, ” ungkapnya. (mat-rhm/rus)

Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top