Sulselbar

Ombudsman Pantau Harga Beras

MAMUJU, BKM — Tim Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Sulbar, melakukan pemantauan harga beras di sejumlah pasar di Mamuju. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan tersedianya beras murah.
Termasuk bahan pokok lainnya yang harus dijual sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) di Pasar Regional Sulbar dan Pasar Sentral Mamuju. Termasuk di beberapa distributor beras di daerah ini, Rabu (10/1).
Selain melakukan pemantauan di sejumlah pasar, tim Ombudsman RI Perwakilan Sulbar juga melakukan koordinasi dengan Dinas Perdagangan Kabupaten Mamuju dan Bulog Divre Mamuju untuk memastikan stok beras yang ada di pasar dan gudang Bulog masih aman.
Asisten Ombudsman RI Sulbar, Irfan Gunadi, mengatakan, hasil pantauan Ombudsman, harga beras di Mamuju masih stabil. Bahkan stok masih terbilang aman. Untuk harga beras premium Rp270.000 per 25 kilogram, dan beras medium Rp255.000 per 25 kilogram.
Kenaikan harga besar di daerah ini justru terjadi dibulan Desember 2017. Dan sampai hari ini belum ada perubahan harga. ”Hasil survei langsung yang kami laksanakan ke sejumlah pengecer kecil di pasaran dan juga ke distributor. Termasuk melakukan koordinasi perbandingan hasil pemantauan ke sejumlah instansi terkait. Hasilnya jika dirataratakan, masih sesuai harga eceran tertinggi yang diatur pemerintah, yaitu Rp12.800 per liter untuk beras premium dan Rp9.450 per liter untuk beras medium. Sehingga kami simpulkan, harga beras di Mamuju masih stabil,” terang Irfan Gunadi.
Lanjut irfan, pantauan tim Ombudsman di gudang Bulog Mamuju, pasokan beras medium di Bulog masih stabil dan kondusif. Itu disebabkan, panen tahun ini terbilang berhasil.
Sementara itu, Kepala Perwakilan Ombudsman RI Sulbar, Lukman Umar, mengatakan, Ombudsman akan melakukan kegiatan pemantauan ini secara berkesinambungan, baik secara tertutup maupun terbuka. Selain di Mamuju, kegiatan yang sama juga akan dilakukan di kabupaten lain di Provinsi Sulbar, khususnya di daerah terpencil. (ala/mir/c)


Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top