RAMZAH THABRAMAN
Gojentakmapan

Ditinggal Pergi Isteri, Suami Gantung Diri

JENEPONTO, BKM — Rapi (35), warga Kampung Barana, Desa Mallasoro, Kecamatan Bangkala, nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di rumahnya, Kamis (11/1). Rapi ditemukan tergantung di kusen atap rumahnya dengan lidah menjulur oleh ibu kandungnya, Sarre (60).
Saat ditemui di kediamannya, kemarin, Sarre mengakui kalau dirinya yang pertama kali melihat jazad anak lakilakinya terbujur kaku tergantung di kusen atap rumahnya. Melihat anaknya tergantung, Sarre histeris dan berteriak memanggil tetangganya untuk membantu menurunkan anaknya.
”Saya tidak menyangka kalau anak saya (Rapi, red) akan pergi selamanya dengan cara begini. Sejak ditinggal pergi isterinya, anak saya sering murung dan bicara sendiri. Sepertinya ia sudah tidak ada gairah hidup lagi. Anak saya sudah berumahtangga selama lima tahun namun belum juga dikarunia anak. Sehingga ia sering bertengkar dan isterinya meninggalkannya,” jelas Sarre.
Peristiwa bunuh dirinya Rapi juga dibenarkan Kepala Desa Mallasoro, Irbar Karaeng Bulu. Dikatakan, Rapi ditemukan tewas mengenaskan dengan jalan gantung diri menggunakan tali nilon. Mayatnya sudah dibawa ke RSUD LDP Jeneponto untuk divisum serta sudah ditangani pihak Polres Jeneponto guna penyelidikan lebih lanjut.
Kabag Humas Polres Jeneponto, AKP Syahrul, mengatakan, benar telah ditemukan mayat korban bunuh diri bernama Rapi di Kampung Barana, Desa Mallasoro, Kecamatan Bangkala. Kasusnya sedang dilakukan penyelidikan lebih lanjut. (krk/mir/c)

Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top