Gojentakmapan

Selama Nataru, Penerbangan Naik 11,2 Persen

MAROS, BKM — Setelah dibuka selama 22 hari, posko terpadu natal dan tahun baru (Nataru) resmi ditutup kemarin. Posko terpadu Nataru ini telah dibuka sejak 18 Desember 2017 hingga 8 januari 2018.
Penutupan posko terpadu natal dan tahun baru dilakukan dengan melaksanakan apel siaga yang melibatkan petugas keamanan, dan jajaran manajemen angkasa pura yang dilakukan di area kedatangan penumpang pesawat.
Kegiatan penutupan posko terpadu nataru ini dilakukan dengan pemotongan tumpeng oleh General Manager PT Angkasa Pura I, Cecep Marga Sonjaya. Pada kesempatan tersebut Cecep menjelaskan, posko terpadu Nataru ini dibuka selama kurun waktu 22 hari atau mulai dari 18 Desember 2017 hingga 8 Januari 2018.
Pembukaan posko ini meliputi beberapa item, di antaranya pemantauan dan supervisi keselamatan penerbangan, pemantauan dan kegiatan pengamanan bandara, serta mengatasi keadaan tidak normal di lingkungan bandara.
”Secara umum, kami telah memberikan pelayanan kepada penumpang ataupun pengguna jasa Bandara selama angkutan udara nataru 2017 dan 2018 berjalan lancar, aman, tertib, dan terkendali,” bebernya.
Berdasarkan catatan trafik angkutan udara natal selama 22 hari ini, katanya, tercatat jumlah pesawat yang hilir mudik di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin mencapai 7.420 maskapai.
Jumlah ini mengalami kenaikan sekitar 11,2 persen bila dibandingkan tahun 2016 lalu yang hanya mencapai 6.673 penerbangan. Sementara untuk jumlah penumpang selama arus mudik natal tahun 2017, mencapai 855.692 orang. Angka ini pun mengalami kenaikan sekitar 11,4 persen dari tahun lalu yang hanya mencapai 767.826 orang.
”Bukan hanya itu, jumlah cargo kita pun mengalami peningkatan, dari 4.432.494 kilogram pada tahun 2016 lalu, ditahun ini ada kenaikan sebesar 28,7 persen dengan total 5.705.408 kilogram,” jelasnya.
Cecep menjelaskan, peningkatan jumlah pesawat, penumpang dan cargo menunjukkan permintaan angkuta udara selama natal dan tahun baru semakin diminati dan dibutuhkan. Untuk itu, diperlukan penyediaan infrastruktur Bandara dan pelayanan yang lebih baik lagi ke depannya. (ari/mir/c)


Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top