Gojentakmapan

Mantan Bupati Gowa Daftar Cagub, ASN Tetap Berkantor

IST RUTINITAS -- Para pegawai di salah satu OPD lingkup Pemkab Gowa tetap melaksanakan rutinitasnya melayani masyarakat seperti biasa. Sebelumnya tersiar kabar, para ASN lingkup Pemkab Gowa akan dimobilisasi mengikuti pendaftaran IYL-Cakka di KPU Sulsel, kemarin.

GOWA, BKM — Kekuatiran banyak pihak kalau Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Gowa akan ikut mengantar mantan bupati Gowa dua periode, Ichsan Yasin Limpo (IYL) mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulsel tidak terbukti. Para ASN terlihat tetap sibuk mengerjakan rutinitas di kantornya masing-masing.
IYL-Cakka akhirnya mendaftar resmi di kantor KPU Sulsel sebagai salah satu peserta pemilihan gubernur dan wakil gubernur Sulsel 2018 untuk jalur independen, Rabu pagi (10/1).
Hasil pemantauan BKM di Gowa di sejumlah perkantoran milik Pemkab Gowa, sejak pagi awal jam kantor dimulai hingga jelang pulang kantor, seluruh pegawai di Gowa tetap berada beraktivitas di kantor masing-masing.
Sejak pukul 07.15 Wita, para ASN di Sekretariat Pemkab Gowa maupun yang ada di OPD, kantor kecamatan, kelurahan tetap beraktivitas seperti biasa. Bahkan, para ASN tersebut terlihat menghadiri apel pagi kemudian masuk ke ruang kerja masing-masing untuk melakukan pelayanan seperti biasa.
Kabag Humas Kerjasama Setkab Gowa, Abdullah Sirajuddin yang ditemui di ruang kerjanya pukul 09.00 Wita, mengatakan, aktivitas ASN Pemkab Gowa tetap berjalan normal.
”Tentunya ini menepis isu yang terhembus diluaran bahwa pendaftaran pak IYL-Cakka akan memobilisasi massa dari kalangan ASN di Gowa,” jelas Abdullah Sirajuddin.
Menurut mantan Camat Somba Opu ini, sejak pagi dia tiba di kantor dan memantau kondisi di kantor sekretariat Pemkab Gowa. Terlihat para ASN tetap hadir. ”Sejak pagi saya memantau seluruh pelayanan baik di Pemda hingga tingkat kecamatan berjalan seperti biasa. Dari apel pagi hingga saat ini berjalan normal seperti biasanya,” terang Abdullah.
Abdullah Sirajuddin menambahkan, sebelumnya ASN di Kabupaten Gowa sudah diingatkan untuk tidak melibatkan diri pada kegiatan pasangan calon (paslon) untuk Pilkada. ”Terkait aturan ASN, pastinya tidak boleh bersama dengan paslon, tidak boleh memasang foto profil di sosmed dengan bakal calon gubernur. Dan semua itu sudah diingatkan sebelum pendaftaran balon gubernur dan wakil gubernur Sulsel,” jelas Abdullah.
Hal ini dipertegas dengan surat edaran Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), akan dipastikan pengawasan terhadap netralitas ASN semakin diperketat. Sementara itu, jajaran Polres Gowa menurunkan sekira 451 personel untuk pengamanan mobilisasi massa dari Kabupaten Gowa yang mengiringi pendaftaran adik kandung Syahrul Yasin Limpo tersebut.
Para personel itu, kata Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga, disebar pada tiga titik pengamanan yakni lapangan Syekh Yusuf sebagai obyek 1, sepanjang Jl Tun Abd Razak sebagai obyek 2 dan obyek 3 di lapangan Moncobalang.
Secara detil ke 451 personil itu terbagi 164 personel untuk backup tiga obyek berbeda. Sedangkan pada pengamanan jalur diturunkan 200 personel dan pengamanan tertutup sebanyak 87 personel.
Dalam apel tersebut, Shinto menekankan agar manajemen profesional tetap dianut seluruh personel dalam pelaksanaan tugas. Hal ini merupakan yang utama menjadi perhatian dan terkait antisipasi mobilisasi massa yang diprediksi akan banyak membutuhkan kesiapan yang baik dari personel.
”Saya minta untuk jangan under estimate. Lebih baik over estimate dalam menilai situasi yang berkembang. Lakukan pengawalan melekat kepada seluruh warga Kabupaten Gowa baik saat berangkat maupun sekembalinya dari KPU ke Gowa,”tekan kapolres saat memberikan arahan pada apel gelar pasukan pengamanan di pelataran museum Istana Ballalompoa Sungguminasa pukul 06.00 Wita. (sar/mir)


Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top