Politik

Kahfi dan Syamsu Niang Dampingi Sabirin-Mahyanto

SINJAI, BKM–Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Sulsel Ashabul Kahfi mendampingi Bupati Sinjai petahana Sabirin M Yahya mendaftar di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Rabu (10/1). Selain Kahfi, ikut hadir anggota DPR RI dari PDIP Syamsu Niang, wakil ketua DPD Gerindra Sulsel Zulkarnain Paturuni serta pengurus partai tingkat kabupaten.
Sebelum mendaftar di KPU, Sabirin yang berpasangan dengan Andi Mahyanto Masda menggelar deklarasi. Ratusan warga dan simpatisan datang dari berbagai pelosok desa menyaksikan deklarasi di Lapangan Sinjai Bersatu, Kelurahan Biringere Kecamatan Sinjai Utara.
Dalam deklarasi hadir ketua DPC PDIP Muhammad Takdir, Ketua DPD PAN Mappahakang, serta Ketua DPRD Sinjai Abd Haris Umar dari Ffraksi Partai Demokrat.
Selain menghadiri deklarasi paket yang bertagline ‘Bersama Lanjutkan’ ini, masing-masing pimpinan partai pengusung juga ikut berorasi.
Teriakan “lanjutkan” dari pimpinan partai menggema yang disambut teriakan serupa dari masyarakat. “Periode sebelumnya Partai Demokrat mengusung H Sabirin Yahya sehingga terpilih jadi bupati. Karena Partai Demokrat mempunyai prinsip, jangan pernah mengubah sebuah tim yang sudah baik. Maka kami berkesimpulan akan mengusung kembali SBY-AMM untuk ke dua kalinya,”ujar Zulkarnaim Paturuni.
Tak hanya pimpinan parpol, namun deklarasi juga dihadiri ustad Das’ad Latif yang juga sebagai dosen Unhas.
Kehadiran Das’ad yang juga adalah PNS dalam acara deklarasi Sabirin-Mahyanto menuai sorotan publik, pasalnya ustad Das’ad Latif adalah aparat sipil negara.
Ketua Panwaslu Sinjai Muhammad Rusmin mengaku bahwa saat ini pihaknya terus memantau karena itu merupakan bentuk pelanggaran jika PNS hadir dalam acara wejangan politik. “Kami sementara memantau dan melakukan upaya pengumpulan bukti kuat untuk memproses kehadirannya diacara perpolitikan dideklarasi pasangan SBY AMM”ungkap Rusmin. (rif)

Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top