RAMZAH THABRAMAN
Sulselbar

”Uang Untuk Foya-foya dan Dua Istri”

JUMPA PERS -- Kapolres Sidrap bersama Wakapolres dan Kasat Reskrim saat menggelar press release, terkait pengungkapan kasus penipuan sobiz Catut nama Kapolres, Minggu (6/1).

SIDRAP, BKM — Tersangka penipuan ala sobiz yang mencatut nama Kapolres Sidrap AKBP Ade Indrawan, Baharuddin (43) dijerat UU ITE pasal 45A ayat (1) Jo Pasal 28 ayat (1) UU ITE Nomor 19 tahun 2016, Perubahan UU Nomor 11 tahun 2008 tentang hak menyebarkan berita bohong dan menyesatkan sehingga merugikan komsumen.

“Dalam transaksi elektronik, tersangka terancam enam tahun penjara. Kita juga ancam tindak pidana penipuan diatur Pasal 378 KUHP dengan ancaman empat tahun penjara,”tegasnya.
“Iseng saja saya telpon pengusaha di Sidrap pak dan berhasil. Uang itu saya foya-foya malam tahun baru dan sebagian saya berikan kepada kedua istri saya Nia dan Satriani,”jelas Bahar.
Kapolres Sidrap AKBP Ade Indrawan saat jumpa pers didampingi Wakapolres dan Kasat Reskrim menjelaskan namanya dicatut oleh tersangka dengan meminta uang Rp35 juta melalui transfer bank pada 30 Desember lalu.
Belakangan terungkap tersangka merupakan warga asli asal Anabanua Kabupaten Wajo. Tapi tersangka kemudian ditangkap di Cilangkap kecamatan Tapos Kota Depok, Jawa Barat, Sabtu (6/1) siang karena usai beraksi langsung kabur didaerah tersebut.
“Alhamdulillah, kasus ini berhasil diungkap dan pelakunya ditangkap,”ujar Kapolres Sidrap AKBP Ade Indrawan, Minggu malam, (7/1).
Namun, sayang polisi gagal menyita uang tunai sebanyak Rp35 juta hasil penipuan.
“Tersangka mengaku uang hasil penipuan habis untuk foya-foya pada malam pergantian tahun di Jakarta,” tandas Ade.
Selain pelaku, polisi juga menyita barang bukti berupa 4 buah ATM terdiri 3 Bank BRI dan 1 buah ATM BNI serta SIM atas nama tersangka.
Ada juga dua buah handphone yang dipakai pelaku beraksi. “Kita dalami kasus, masih ada rekannya yang ikut beraksi dan sementara kita kejar. Identitasnya kita sudah kantongi,”terang Ade Indrawan.
Kapolres berpesan kepada masyarakat maupun pengusaha di Sidrap untuk tidak percaya maupun meladeni adanya oknum yang mengatasnamakan Kapolres meminta dana ataupun sejenisnya.
“Saya ingatkan atau menghimbau untuk tidak meladeni karena saya tidak meminta atau mengharap apapun bentuknya, kalau ada itu bentuk penipuan fan segera laporkan ke berwajib jika begitu,”tandasnya. (ady/C)

Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top