Kriminal

Masa Penahanan Pimpinan DPRD Sulbar Ditambah

MAKASSAR, BKM — Tim penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulselbar telah menambah masa penahanan empat tersangka kasus dugaan korupsi penyimpangan dana APBD Sulbar tahun 2016. Langkah tersebut diambil, karena masa penahanan empat pimpinan DPRD Sulbar tersebut selama 20 hari telah habis.
Mereka adalah Ketua DPRD Andi Mappangara, dan tiga wakil ketua, masing-masing Hamzah Hapati Hasan, Harun dan Munandar Wijaya.
Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sulsel, Salahuddin mengatakan, tim penyidik telah menambah masa penahanan keempat tersangka selama 40 hari ke depan.
“Masa penahanan tersangka sudah habis. Karena itu, masa penahanannya kita perpanjang,” ujar Salahuddin, Senin (8/1).
Saat ini, menurut Salahuddin, penyidik masih sementara merampungkan berkas penyidikan kasus tersebut. Sehingga butuh waktu untuk menyusun serta menyelesaikannya.
”Kita berharap perampungan berkas bisa rampung sebelum masa penahanan tersangka habis,” tambahnya.
Terkait soal permohonan penangguhan penahanan yang diajukan pihak tersangka beberapa waktu lalu, Salahuddin belum bisa memastikan apakah akan dikabulkan atau tidak.
“Bisa saja permohonannya ditolak. Tapi semua itu tergantung dari pendapat tim penyidiknya. Apakah dikabulkan atau tidak, kita tunggu saja. Tapi biasanya, kalau memang penangguhan penahanan dikabulkan, masa penahanan tidak akan ditambah 40 hari ke depan,” tandasnya. (mat/rus)

Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top