Headline

Polda: Danny Tidak Terlibat

MAKASSAR, BKM — Hasil gelar perkara tim penyidik Tipikor Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sulsel menyebutkan bahwa Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Danny Pomanto tidak terlibat pada kasus dugaan korupsi UMKM dan pengadaan pohon Ketapang Kencana.
“Hasil gelar perkara dua kasus ini yang dilakukan oleh penyidik menyatakan jika Danny Pomanto tidak memiliki keterlibatan di dua kasus ini,” tegas Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani dalam keterangan persnya usai gelar perkara di ruang rapat Ditreskrimsus Polda Sulsel, Jumat (5/1) siang.
Dicky mengatakan, Danny hanya dipanggil untuk dimintai keterangannya sebagai saksi dalam dua kasus tersebut untuk kepentingan penyidikan. Sebab, menurutnya, hasil pemeriksaan serta keterangan sejumlah saksi, baik itu wali kota yang telah dipanggil oleh penyidik, tak satu pun alat dan keterangan yang mengarah kepada keterlibatan wali kota.
“Dari hasil temuan alat bukti serta keterangan saksi-saksi yang telah penyidik lakukan tidak ada keterlibatan Danny,” tandas Dicky lagi.
Dicky menyebutkan dari dua kasus tersebut, terdapat kerugian negara berdasarkan hasil audit perhitungan kerugian negara yang dilakukan Badan Pemeriksaan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Sulsel.
Untuk kasus dugaan korupsi pengadaan ketapang kencana, berdasarkan hasil audit BPKP tersebut indikasi kerugian negaranya sebesar Rp461.168.958,83. Sedangkan untuk perkara dugaan korupsi UMKM indikasi kerugian negaranya sebesar Rp448.914.250.
“Tapi setelah kita lakukan penelusuran terkait potensi kerugian negara dalam dua kasus itu diperkirakan mencapai Rp1 miliar lebih,” tandasnya.
Menyangkut uang yang disita di ruang Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) beberapa hari lalu sebesar Rp1 miliar lebih dalam bentuk mata uang rupiah, Dollar Amerika, Dollar Australia, Euro, Krona Denmark, dan Dong Vietnam, polisi masih terus melakukan penyelidikan.
“Uang tersebut masih perlu ditelusuri sumber dan peruntukannya untuk apa. Belum bisa dipastikan sebagai alat bukti dalam kasus ini,” pungkasnya.
Pihaknya masih akan melakukan pemerikasaan, tehadap sejumlah pihak yakni, bagian keuangan dan bendahara keuangan terkait uang sitaan tersebut.
“Kalau memang uang itu tidak ada hubungannya dengan dua perkara ini, maka kita akan kembalikan. Kalau nantinya terbukti uang itu ada kaitannya dengan perkara, maka uang itu kita jadikan barang bukti,” tegas Dicky Sondani.
Lebih jauh Dicky menuturkan, pihaknya rencana, pekan depan akan merilis nama-nama tersangka dari kedua kasus ini. Setelah dilakukan gelar perkara oleh penyidik.(mat)


Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top