Sulselbar

Ternak Membandel, Pemilik Disidang

SIDANG TERNAK -- Pemilik ternak menghadapi sidang di PN Selayar dalam kasus ternak yang berkeliaran dalam kota.

KEPULAUAN SELAYAR, BKM — Satpol PP Kabupaten Kepulauan Selayar mengambil langkah tegas dengan melakukan penertiban hewan ternak berkeliaran.
Kasi Pengaduan Masyarakat Satpol PP Patta Bau, S. Sos, M.Si, menegaskan pemilik ternak yang sudah diberikan teguran dan surat pernyataan, lantas belum juga diindahkan dengan masih membiarkan ternaknya berkeliaran akan di proses hingga ke meja hijau.
Pada Selasa (5/12), pemilik ternak sapi dengan inisial D (54) warga Kelurahan Benteng Selatan Kecamatan Benteng menjalani sidang perdana, di PN Selayar sekitar pukul 14.00 Wita, karena diduga melanggar ketentuan pasal 8 ayat (2) Perda Kabupaten Kepulauan Selayar Nomor 20 Tahun 2009 tentang pemeliharaan ternak.
Sebelumnya ternak milik D ditemukan oleh Satpol PP Damkar Kabupaten Kepulauan Selayar, sedang berkeliaran yang mengganggu ketertiban umum dan keindahan Kota Benteng (20/11) lalu, di Lingkungan Bonehalang Selatan, Kelurahan Benteng Selatan, Kecamatan Benteng.
Sidang yang dipimpin Hakim Ketua Bili Abi Putra, SH.,MH, terdakwa (D) mengakui semua kesalahannya, bahwa telah melanggar ketentuan pasal 8 ayat (2) Perda Kabupaten Kepulauan Selayar Nomor 20 Tahun 2009 tentang pemeliharaan ternak.
Olehnya itu terdakwa meminta maaf serta berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya.
Dalam amar putusannya majelis hakim PN Selayar yang dibacakan Hakim Ketua Bili Abi Putra, SH.,MH., terdakwa terbukti secara sah melanggar perda dengan tindak pidana ringan.
Terdakwa dijatuhi hukuman 3 bulan penjara namun tidak ditahan. Kecuali dikemudian hari ada keputusan hakim yang menetukan lain disebabkan karena terpidana melakukan tindak pidana sebelum masa percobaan selama satu tahun terakhir.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Damkar Kabupaten Kepulauan Selayar Ahmad Aliefyanto, berharap agar pemilik ternak dapat menjadi peternak yang baik. (*)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top