Gojentakmapan

Kadis Kesehatan Calon Tunggal Plt Sekkab Jeneponto

JENEPONTO, BKM — Jika benar Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Jeneponto, Muh Syarif akan maju sebagai calon bupati Jeneponto, tentu harus mengundurkan diri atau pensiun dini.
Namun rencana pergantian Sekkab Jeneponto ini, menuai kekecewaan. Salah seorang di antaranya Asisten III Bidang Keuangan dan Umum, Dr Khaerul Gs Karaeng Kuri. Saat ditemui di ruang kerjanya di kantor bupati Jeneponto, Rabu (6/12), Khaerul Gs mengatakan, dari tiga nama yang mencuat, termasuk dirinya, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, H Nur Alam Basir Karaeng Beso dan Kepala Dinas Kesehatan, dr H Syafruddin Nurdin, ternyata hanya nama Syafruddin Nurdin yang dikirim ke provinsi untuk dimintai persetujuan.
”Seandainya tiga nama yang didorong, saya tidak mau mendahului kehendak Tuhan, tapi saya yakin saya akan disetujui. Tapi tidak apa dr Syafar yang didorong Bupati Jeneponto, H Iksan Iskandar. Sangat disayangkan. Padahal janji bupati akan mendorong juga nama saya bersama nama Kareng Beso. Tapi nyatanya, tidak ada dan tidak apalah,” jelas Khaerul Karaeng Kuri sambil mengelus dadanya.
Kepala BKDPSDM Jeneponto, H Arifin Nur mengatakan, tidak ada tiga nama yang didorong ke provinsi. Yang ada, Bupati Jeneponto, H Iksan Iskandar menunjuk satu nama yakni Kadis Kesehatan dr H Syafruddin Nurdin sebagai Plt Sekkab Jeneponto sampai ada bupati defenitif hasil Pilkada 27 Juni 2018.
Setelah ada bupati terpilih 2018-2023, maka bupati itulah yang akan mengirim tiga nama ke gubernur Sulsel untuk diverifikasi. Bukan sekarang. Sekarang cuma Plt Sekkab hanya ditunjuk bupati, kalau hanya Plt Sekkab untuk mengisi kekosongan,” jelas Arifin Nur. (krk/mir/c)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top