Sulselbar

Enam Bulan tak Gajian, Honorer Damkar Protes

TAK GAJIAN -- Buntut dari belum dibayarnya gaji para tenaga honorer Pemadam Kebakaran (Damkar) Torut, enam armada Damkar terpaksa hanya terparkir di halaman kantor Bupati Toraja Utara.

RANTEPAO, BKM — Ratusan honorer Satpol PP dan Pemadam Kebakaran (damkar) Toraja Utara mengelar aksi protes dengan melakukan aksi unjuk rasa di Kantor Bupati, Senin (4/12).

Aksi protes ini sebagai buntut belum dibayarkannya honor mereka selama enam bulan. Keterlambatan tersebut berdampak pada kebutuhan rumah tangga yang tidak terpenuhi. Bahkan sebagian dari mereka, barang-barang yang dalam masa kredit terpaksa ditarik oleh pihak pembiayaan karena terlambat membayar cicilan.
Salah seorang tenaga honorer Yakobus kepada BKM Rabu (6/12) mengaku sangat kesulitan dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga dan anak sekolah.
”Terpaksa kami ngutang pak, karena kalau tidak anak-anak tidak bisa makan dan pergi ke sekolah,” tandas Yakobus.
Lima unit armada Damkar merupakan aset daerah sudah dikembalikan ke Kantor Bupati sebagai bentuk protes. Namun hingga kini belum ada respon positif dari Pemkab daam hal ini Bupati Kalatiku Paembonan.
Menurut Yakobus, setiap honorer menerima gaji
Rp 750.000 perbulan, belum termasuk uang makan Rp.50.000 selama 20 hari perbulan. Terpisah Kadis DPPKAD Toraja Utara Firdaus Rimbata saat dikonfirmasi mengaku Pemkab butuh anggaran kurang lebih Rp 2 milyar guna membayar para tenaga honorer termasuk biaya perjalanan. (gus/B).

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top