Politik

Panwaslu Sidrap Rakor Penanganan Pelanggaran

BKM/PURMADY RAKOR--Panwaslu Sidrap menggelar Rakor penanganan dan penindakan pelanggaran Pilkada 2018 di Ballroom Al-Goni, Hotel Zidny, Pangkajene, Sidrap.

SIDRAP, BKM–Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Sidrap menggelar rapat koordinasi (Rakor) penanganan dan penindakan pelanggaran Pilkada 2018 selama dua hari di Ballroom Al-Goni, Hotel Zidny, Pangkajene, Sidrap, Selasa-Rabu (5-6) Desember.
Rakor diikuti 44 orang panitia pengawas kecamatan (Panwascam) dan masing-masing satu orang staf Hukum dan Penanganan Pelanggaran (HPP) di 11 kecamatan.
Tujuannya Rakor, guna memberikan tambahan ilmu pengetahuan kepada seluruh anggota Panwascam, khususnya dalam penanganan dan penindakan pelanggaran.
Rakor yang dibuka Koordinator Divisi (Kordiv) HPP Sulsel, Azry Yusuf juga menyampaikan harapannya agar Panwaslu dan Panwascam dapat memberikan pelayanan terbaik kepada setiap orang, dan harus bekerja secara profesional. “Panwas itu harus punya kemampuan pribadi yang simpatik, mengayomi. Tidak ada dibeda-bedakan, jadilah pelayan pemilu yang baik,” ucapnya.
Sementara, Ketua Panwaslu Sidrap, Muhardin mengatakan, kegiatan ini sangat penting, untuk dapat menjadi modal bagi Panwascam dalam bekerja di lapangan. “Pokok materinya pada penanganan pelanggaran yakni prosedur penanganan pelanggaran dalam pemilihan kepala daerah, seperti pelanggaran administrasi dan pidana, termasuk kode etik,” katanya.
Panwascam juga diberikan materi sekaitan dengan laporan dan temuan di lapangan. Sehingga nantinya dalam setiap temuan itu Panwas melihat apakah dapat ditindaklanjuti atau tidak. Bila ditindak lanjuti apakah masuk dalam tindak pidana pemilihan atau pelanggaran administrasi.
Untuk pelaporan administrasi, lanjutnya, bisa diteruskan ke KPU dan jika pidana maka akan diteruskan ke Sentra Gakumdu, dan Gakumdu bisa menindaklanjuti hingga ke kejaksaan. (ady/rif/c)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top