Headline

Mahasiswi UIN Tewas Sepulang dari Kampung

GOWA, BKM — Jarum jam menunjuk kira-kira pukul 07.30 Wita, Selasa (5/12). Di sebuah rumah kos Jalan Muh Yasin Limpo, Kelurahan Romang Polong, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa.
Sebagian penghuninya bersiap-siap untuk berangkat kuliah di kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Samata. Jarak antara rumah kos dan kampus tidaklah terlalu jauh.
Seorang laki-laki sedari tadi mengetuk-ngetuk pintu sebuah kamar di rumah kos tersebut. Meski sudah beberapa lama hal itu dilakukan, tak ada sahutan dari dalam kamar.
Lelaki yang belakangan diketahui bernama Wawan (17) itu, sengaja datang untuk mengambil uang kiriman yang dititipkan kepada orang yang ada dalam kamar kos. Karena tak kunjung dibuka, Wawan kemudian berinisiatif mendobrak pintu yang terkunci dari dalam.
Apa yang dilihatnya begitu mengagetkan. Ia mendapati sosok yang hendak ditemuinya telah terbujur kaku. Kondisinya begitu mengenaskan.
Tubuh perempuan bernama Karmila itu tampak tertelungkup di lantai tempat cuci piring. Bagian kepalanya tampak menengadah. Dagunya berada di atas tembok kamar yang semi permanen. Wajahnya menimpa wajan yang tergantung di ruang dapur.
Pada bagian lengan dan kedua pahanya mengalami lebam dan memar. Ia hanya mengenakan pakaian dalam saat ditemukan.
Karmila yang berusia 18 tahun tercatat sebagai mahasiswi UNI Samata. Berasal dari Kabupaten Jeneponto. Ia diperkirakan telah meninggal sehari sebelum jasadnya ditemukan.
Keterangan dari Wawan menyebutkan, pagi itu ia datang hendak mengambil kiriman uang yang dititip keluarganya dari Jeneponto ke Karmila. Namun yang didapati, sepupunya telah meninggal dunia.
”Waktu saya masuk, posisinya (korban) sudah telentang di tempat cuci piring. Hanya mengenakan pakaian dalam, dan sepertinya sudah meninggal,” kata Wawan.
Karena ragu dan diliputi rasa takut usai menemukan jasad korban, Wawan kemudian memanggil tetangga kamar Karmila. Selanjutnya menghubuni petugas Polres Gowa dan Polsek Somba Opu.
Tak lama kemudian, polisi pun tiba di tempat kejadian. Termasuk Kapolres Gowa AKBP Shinto Silitonga.
Polisi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Setelah itu mengevakuasi jasad korban ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk menjalani otopsi.
Kasubag Humas Polres Gowa AKP Mangatas Tambunan, mengaku belum mengetahui penyebab pasti kematian korban. ”Kasusnya masih dalam penyelidikan. Sejumlah barang bukti diamankan saat olah TKP,” ujarnya.
Selama hidupnya, Karmila diketahui aktif di UKM Taekwondo UIN Samata. Kini mahasiswi manis itu hanya tinggal nama.
Sebelumnya, tetangga kos korban menyebutkan jika dua hari sebelumnya, yakni 3 Desember, Karmila baru tiba dari kampungnya Jeneponto. Ia langsung memarkir sepeda motornya di kolong rumah tetangga. Kemudian masuk ke kamarnya dan tidak terlihat lagi hingga Senin. Karmila baru diketahui sudah meninggal dunia keesokan harinya, Selasa (5/12) pagi setelah sepupunya datang untuk mengambil titipan uang. (sar/rus)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top