Politik

Kader Golkar Harus Taat Perintah Partai

MAKASSAR, BKM–Partai Golkar telah menebar ancaman bagi kader yang mencoba melawan arus dan keputusan yang sudah dikeluarkan untuk memenangkan bakal calon wali kota Makassar maupun bakal calon gubernur Sulsel. Ancaman keras untuk kader golkar yang tidak taat azas semakin santer dibicarakan mulai dari pengurus, maupun kader beringin.
Sekretaris DPD II Golkar Makassar, Abd Wahab Tahir mulai angkat bicara soal sanksi bagi pengurus yang tidak taat azas. Wahab menegaskan tidak akan ada kader Golkar Makassar yang bakal membantah dan tidak taat azas untuk memenangkan usungan partai. “Mana ada kader yang tidak mendukung, pasti kader mendukung. Ini soal milih itu soal urusan kita dengan tuhan. Kader pasti solid,” ungkapnya saat di gedung DPRD Makassar, Selasa (5/11),
Legislator Golkar Makassar ini menilai sebagai seorang sekretaris Golkar, tidak ada alasan bagi dirinya tidak taat terhadap perintah partai. Dan halnya jika ia dalam posisi sebagai ketua anak lorong’na Makassar. “Lain soal, saya sekarang bicara dalam kapasitas sekretaris golkar. Apa sih Wahab ini tidak punya elektarolal yang mempuni di golkar. Masa sekretaris tidak amankan perintah partai. Jadi sekretaris itu ngak ngampang dan tidak sembarang,” jelasnya.
Bahkan Wahab juga menyodorkan nama Farouk M Betta dengan Rusdin Abdullah (Rudal) untuk mengamankan Munafri di Pilwali mendatang. Ditambah dua nama kader non golkar untuk membantu menjadi tim sukses. “Pandangan subjektif saya, harus ada dua yang membantu mengamankan Appi. Pak Rudal dan pak Aru ditambah dua non kader,” ucapnya.
Bukan hanya itu, legislator Fraksi Golkar Makassar, Andi Nurman juga menuturkan tidak ada kader golkar yang bakal mengingkari keputusan partai. “Golkar itu punya aturan dan ketat dan saya jamin tidak ada kader yang tidak patuh perintah partai, “singkatnya.

Undangan Rakyat Makin Padat ke Indira

SEMENTARA itu, bakal calon wakil wali kota Makassar Indira Mulyasari Paramastuti terus melakukan sosialisasi guna menggalang dukungan dimasyarakat.
Bahkan Indira yang masih tercatat sebagai Wakil Ketua DPRD Makassar mulai jarang terlihat di gedung dewan, akibat padatnya blusukan yang ia lakukan dalam sehari.
Indira mengaku terus membantu gerakan politik Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto setelah resmi menggelar deklarasi beberapa hari lalu. Pasangan dengan tagline DIAmi ini juga telah menyerahkan berkas dukungan KTP elektronik ke KPU pekan lalu.
Indira mengatakan jika sosialisasi yang dilakukan dalam hari terakhir dengan menghadiri undangan masyarakat tiga sampai lima titik tiap harinya. Bahkan ia juga tidak membantah bahwa dirinya saat ini disibukkan dengan berbagai panggilan warga, sekalipun acara tersebut bukan inisiatifnya, melainkan inisiatif tim dan warga yang mendukungnya.
“Saya tidak pernah menginisiasi kegiatan, saya hanya fokus dulu hadiri undangan-undangan. Biasanya kalau lima titik kalau hari kerja. Kalau sabtu biasanya 10 titik,” bebernya.
Agenda sosialisasi Indira bisa mengimbangi kesibukan Danny yang fokus mengurusi agenda Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar dan pengawalan verifikasi berkas dukungan independen oleh KPU.
Hanya memang, saat ini belum ada agenda yang disusun oleh tim. Kendati demikian, banyak agenda blusukan dalam bentuk undangan masyarakat. (ita/rif)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top