Headline

Kader tak Tanggapi Ancaman Golkar

MAKASSAR, BKM — Ancaman Partai Golkar Makassar terhadap kadernya mulai ditebar. Mereka yang tidak taat azas untuk memenangkan usungan partai di kontestasi Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Makassar 27 Juni 2018, bakal diberi sanksi.
Mempankah ancaman itu? Tiga kader partai beringin rindang ini yang dihubungi terpisah, memberi tanggapan berbeda. Mereka adalah H Nasran Mone, Haris Yasin Limpo dan Abd Wahab Tahir.
Ketika disinggung soal surat edaran Golkar Makassar yang ditandatangani Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Golkar Makassar Farouk M Betta, ketiga elit partai tersebut tidak memberikan komentar soal kesiapannya untuk memenangkan Munafri Arifuddin alias Appi di pilwali nanti. Nasran Mone yang juga mantan anggota DPRD Makassar tiga periode ini hanya menulis no commet.
Demikian pula Abd Wahab Tahir yang dimintai tanggapannya tidak memberikan jawaban kesediaan untuk memenangkan Appi di pilwali. Legislator Golkar tiga periode ini hanya memberi jawaban dengan simbol-simbol atau emotion di WhatsAppnya.
Haris Yasin Limpo yang saat ini menjabat Direktur Utama Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Makassar, juga tidak memberikan jawaban atas surat peringatan Golkar. “Saya fokus di PDAM saja,” tulis Haris YL melalui WhatsAppnya, Senin petang.
Ketua Golkar Makassar yang juga Ketua DPRD Makassar Farouk M Betta telah mengeluarkan surat edaran. Ia meminta agar seluruh kader dapat mematuhi keputusan yang telah diambil partai dengan mengusung Appi di pilwali Makassar.
Informasi yang diperoleh BKM, bagi kader yang dinilai tidak taat azas atau mencoba melawan keputusan partai, maka akan mendapatkan sanksi hingga pemberhentian sebagai pengurus.
Sementara itu, Appi telah resmi menerima rekomendasi dari Partai Golkar untuk diusung pada pilwali Makassar nanti. Rekomendasi tersebut diserahkan langsung Ketua Harian DPP Partai Golkar, Nurdin Halid di Hotel Imperial Aryaduta Jalan Penghibur, Makassar, Senin (4/12).
Usai menerima rekomendasi Golkar, Appi secara tegas mengatakan tidak akan mengecewakan amanat yang diberikan kepada dirinya untuk berkompetisi. Ia berjanji memenangkan pilwali dan mensejahterakan masyarakat Kota Makassar.
“Terima kasih kepada Golkar. Karenanya, saya berjanji ke depan jika terpilih bukan hanya membawa Kota Makassar dua kali tambah baik, tetapi 10 kali tambah baik,” tutur Appi dihadapan seluruh hadirin pada acara penyerahan rekomendasi.
Selain itu, Appi secara tegas mengatakan bahwa hadirnya dia sebagai bakal calon wali kota Makassar telah membuktikan bahwa orang Bugis-Makassar punya keinginan untuk melihat daerahnya jauh lebih baik dari apa yang ada sekarang ini. “Karena Makassar bukan punya DIA, tetapi punya kita sebagai orang asli Makassar,” tegas menantu pendiri Bosowa HM Aksa Mahmud ini.

Dukungan Hanura Bersyarat

Tak hanya Golkar yang akan mengusung Munafri Arifuddin alias Appi di Pilwali Makassar. Tapi juga Partai Bulan Bintang (PBB) dan Partai Hanura. Hanya saja, dukungan Hanura kepada CEO PMS ini memiliki syarat tertentu.
Menurut Sekretaris DPD Partai Hanura Sulsel Affandy Agusman Aris, syarat yang diminta partai yang dipimpin Andi Ilhamsyah Mattalatta itu hanyalah penambahan suara dan kursi Hanura di DPRD Makassar pada pemilu legislatif 2019 mendatang.
“Hanura Siap mengusung Appi hanya dengan syarat, suara dan kursi partai di pileg mendatang harus naik,” ujar Affandi yang pernah tercatat sebagai anggota DPRD Sulsel ini. (jun/rus)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top