Gojentakmapan

Abrasi Pantai Ancam Pemukiman Warga Galesong

BKM/ARI IRAWAN ABRASI PANTAI -- Sejumlah warga Dusun Jonggobatu menyaksikan bibir pantai yang mulai terkikis akibat hantaman ombak.

TAKALAR, BKM — Ratusan warga Dusun Jonggobatu, Desa Aeng Batu Batu, Kecamatan Galesong Utara kembali terusik setelah hujan. Menyusul hantaman gelombang laut terus menghantam wilayah tersebut. Sejumlah ruas pantai kini mengalami kerusakan alias abrasi.
Selain faktor cuaca yang mulai tak bersahabat, kuat dugaan abrasi pantai terjadi setelah proyek penambang pasir laut terus beroperasi tanpa ada pihak yang dapat menghentikan kegiatan tersebut.
”Kerusakan bibir pantai ini mulai meresahkan warga. Air laut sudah jauh masuk ke pemukiman. Selain faktor alam, abrasi ini semakin diperparah setelah tambang pasir laut terus dikeruk tanpa ada upaya dari pihak terkait untuk menghentikannya,”kata Wahyuddin Mapparenta, Kepala Desa Aeng Batu Batu, Kecamatan Galesong Utara, Minggu (3/12).
Wahyuddin menambahkan, meski antisipasi warga sudah dilakukan agar abrasi tidak merembes ke pemukiman, namun upaya tersebut belum membuahkan hasil. Dimana, ratusan karung berisi pasir ditumpuk, namun tidak mampu meredam ganasnya hempasan ombak.
Terpisah, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Takalar, Muhammad Rusli, saat dimintai tanggapannya perihal kondisi bibir pantai di sepanjang pesisir Galesong yang telah banyak mengalami kerusakan, membenarkan hal tersebut.
”Kondisi rusaknya lingkungan di bibir Pantai Galesong sudah saya laporkan ke pemerintah pusat. Bahkan, setelah kami mempresentasikan, Insya Allah tahun depan ada solusi yang diberikan pemerintah pusat untuk mengantisipasi kerusakan pantai,” jelas Muhammad Rusli. (ira/mir/c)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top