Gojentakmapan

Kepsek dan Mantan Kepsek Berebut Absen Guru

JENEPONTO, BKM — Sebuah pemandangan tidak lazim tampak di dalam areal sekolah SDN Bontosunggu Paitana, Sabtu pagi (2/12). Mantan Kepala SDN Bontosunggu Paitana, Hj Salingai dan kepala sekolah (Kepsek) yang baru, Hj Darmawati, terlibat keributan.
Keduanya bertengkar gegara memperebutkan daftar hadir guru-guru di sini. ”Saya tidak bisa berbuat banyak, karena yang bertengkar keduanya adalah perempuan. Jadi saya tidak bisa melerai pertengkaran itu,” tutur Sanneru, guru SDN Bontosunggu Paitana saat ditemui di sekolah tersebut, Sabtu (2/12).
Sanneru mengatakan, pertengkaran antara sesama guru itu pun jadi tontonan seluruh siswa. Perkelahian itu baru bisa dilerai setelah warga sekitar datang melerai keduanya.
Permasalahan di sekolah ini sebetulnya sudah lama berlangsung. Yakni sejak adanya mutasi kepala sekolah pada awal Agustus lalu. Keduanya tak bisa menahan emosi saat Salingai, SPd Meminta daftar hadir guru ke Hj Darmawati. Namun Hj Darmawati bersikap tidak menyenangkan perasaan. Sehingga terjadi pertengkaran hebat.
Pertengkaran kepala sekolah bersama mantan kepala sekolah ini sampai juga ke telinga Bupati Jeneponto, Iksan Iskandar. Ia berjanji akan menyelesaikan masalah di sekolah Bontosunggu Paitana dengan dua kepala sekolah itu. Yaitu dengan cara mengembalikan kembali kepala sekolah lama, Salingai SPd ke SDN No 88 Bontosunggu Paitana yang sebelumnya dimutasi ke SDN No 20 Gantinga sebagai guru bantu.
Sedangkan kepala sekolah yang baru, Hj Darmawati dicarikan sekolah lain yang tidak begitu jauh dari rumahnya ke tempatnya untuk mengajar. Hal ini diperkuat Kadisdikbud, H Nuralam Basir.
Dikatakan, sesuai saran bupati Salingai akan dikembalikan ke SDN No 88 Bontosunggu Paitana dan Darmawati dicarikan ke sekolah lain. Soal kapan, kata Karaeng Beso panggilan akrab Nuralam Basir, tidak akan lama lagi dan sudah ada pemecahan masalah dan tidak ada yang akan dirugikan. (krk/mir/c)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top