Headline

Gaji Naik, Honorer Pemkot Melonjak Jadi 6.095 Orang

MAKASSAR, BKM — Terhitung Desember bulan ini, gaji pegawai honorer lingkup Pemerintah Kota mengalami kenaikan. Jika sebelumnya mereka hanya menerima Rp550 ribu, sekarang bertambah menjadi Rp1 juta per bulan.
Yang mengejutkan, peningkatan gaji tersebut ternyata diiiringi pula dengan melonjaknya jumlah tenaga honorer. Data Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Makassar menyebutkan, berdasarkan verifikasi terakhir, jumlah honorer hingga Desember ini sudah mencapai 6.095 orang. Sementara data anggaran 2017 yang dipegang anggota DPRD Makassar sebanyak 5.700. Berarti terjadi penambahan sebanyak 395 orang.
Sekretaris Komisi A Maris David, mengaku tidak heran dengan lonjakan jumlah pegawai honorer tersebut, jika kinerja mereka lebih bagus dibanding ASN (Aparatur Sipil Negara). Ia pun meminta agar segera dilakukan koordinasi, agar data tersebut terimput ke Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset. Sehingga angka terakhir terdaftar sebagai penerima insentif.
”Ini yang penting. Mereka mau kerja, tidak asal absen saja lalu meninggalkan kewajiban dan tugas-tugasnya. Sebab mereka dibiayai oleh negara. Saya minta supaya 395 honorer ini terdata. Jangan sampai mereka tidak dianggarkan untuk menerima insentif. Data verifikasi terbaru agar itu bisa diakomodir,” jelas Mario yang dihubungi, Minggu (3/12).
Legislator Nasdem ini berharap agar semua honorer di Kota Makassar mendapat perlakuan sama. Jangan sampai ada kecemburuan karena data yang bermasalah.
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Pemkot Makassar Erwin Syafruddin Hayya, mengatakan pihaknya tidak mempermasalahkan adanya penambahan jumlah pegawai honorer tersebut. Untuk pembayaran gaji mereka tiap bulannya, ia mengaku sisa mencari tambahan anggaran. Angkanya disesuaikan dengan jumlah terbaru hasil verifikasi BKD. Angka tersebut akan diakomodir sebagai penerima insentif.
“Tidak masalah. Jumlahnya juga tidak signifikan. Sisa diporsikan anggarannya,” kata Erwin melalui pesan Whatasapp.
Sebelumnya, legislatif dan eksekutif sepakat menaikkan tunjangan honorer dari Rp550 ribu menjadi Rp1 juta pada APBD Perubahan 2017. Kemudian dilanjutkan di APBD pokok 2018. Selain honorer, 143 imam masjid, kelurahan dan LPM juga bakal menerima kenaikan tunjangan menjadi Rp1 juta.
Dihubungi terpisah, Sekertaris DPRD Makassar Adwi Awan Umar, menyatakan di bulan Oktober ada sebanyak 96 jumlah tenaga honorer di sekretariat dewan. Setelah intensif disepakati untuk dinaikkan, pegawai honorer di DPRD bertambah menjadi 114 orang.
“Iya, ada penambahan sekitar 114 orang. Ada yang dipindahkan, dan ada yang diterima pemerintah kota. Jumlah ini sama dengan honorer yang diterima di pemkot,” tandasnya. (ita/rus)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top