Bisnis

Produksi Sido Muncul Meningkat 10 Persen

BKM/MUH YUSUF Irwan Hidayat

MAKASSAR, BKM — PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul merupakan perusahaan terbesar yang telah dikenal luas di nusantara. Di penghujung 2017, perusahaan tersebut diprediksikan mendulang omzet hingga ratusan miliar rupiah.
”Jumlah produksi tahun ini mengalami peningkatan hingga 10 persen. Pada kuartal ketiga tahun ini saja sudah mencapai kurang lebih Rp400 milliar. Produk yang dihasilkan semata buat kemaslahatan, menjaga dan memelihara kesehatan masyarakat,” terang Direktur Utama PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk, Irwan Hidayat, di sela acara seminar herbal bertema Manfaat Obat Herbal Menuju Indonesia Sehat, di Auditorium RS Universitas Hasanuddin Makassar, Sabtu (25/11).
Irwan menjelaskan, sejak dulu hingga sekarang Sido Muncul konsentrasi semata pada orientasi kemaslahatan dengan menyajikan produk jamu dan obat-obatan alami berkhasiat, bermutu, dan aman.
“Melalui seminar ini tentunya diharapkan semua kalangan akademi, kedokteran, dunia usaha, pemerintah dan masyarakat ikut mengembangkan pelayanan kesehatan berbasis obat herbal, ”jelasnya.
Sementara itu, peneliti Ipang Djunarko dari Universitas Sanatha Dharma Yogyakarta, mengemukakan, melalui seminar ini diharapkan dunia kedokteran memiliki wawasan luas mengenai perkembangan industri jamu dan obatan herbal alami buat kesehatan.
”Kegiatan ini juga diharapkan dunia kedokteran ikut terlibat, mengenal dan mensosialisasikan penggunaan obat herbal. Pengenalan obat alami ini merupakan alam yang mesti dikembangkan. Kita mesti menjalin kerjasama dengan semua pihak agar kesehatan masyarakat bisa terjaga dan terpelihara,” katanya.
Ipang juga mengatakan, obat alami dan jamu produk Sido Muncul juga telah melalui penelitian yang akurat. Termasuk proses produksi berstandar GMP dengan quality standar yang ketat mulai dari karantina, bahan baku, proses produksi hingga produk akhir. (ucu/mir/c)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top