Headline

Kapolsek Maafkan Pendemo yang Memukulnya

BKM/ISHAK MAPPELAWA MAAFKAN PENDEMO-Kapolsek Panakkukang Kompol Ananda Fauzi Harahap berbicara dengan perwakilan mahasiswa yang berdemo di depan Dirlantas Polda Sulsel, kemarin. Sempat dipukul oleh mahasiswa, Kapolsek memaafkannya.

MAKASSAR, BKM — Puluhan mahasiswa yang mengatasnamakan Solidaritas Mahasiswa Bulukumba menggelar aksi demo di Jalan AP Petta Rani, depan kantor Direktorat Lalulintas Polda Sulsel, Selasa (14/11). Dipimpin Galil, mereka meminta Kapolda Sulsel dan Dirlantas menyikapi kasus pemukulan yang dilakukan oknum Polantas Polres Bulukumba terhadap rekannya beberapa waktu lalu.
Awalnya, aksi unjuk rasa berlangsung damai. Tidak lama berselang, situasi menjadi gaduh. Puluhan mahasiswa melakukan aksi tutup jalan hingga memicu terjadinya kemacetan.
Polisi berupaya membuka jalan. Namun dihalangi oleh pendemo. Aksi saling dorong pun terjadi. Bentrokan pun tak terhindarkan. Kapolsek Panakkukang Kompol Ananda Fauzi Harahap terkena pukulan pengunjuk rasa.
Meski begitu, petugas kepolisian tetap melakukan upaya persuasif agar pengendara yang melintas tidak jadi korban. Aparat melakukan pengamanan dan berhasil membubarkan massa pengunjukrasa sekitar pukul 16.00 Wita.
Dua orang mahasiswa yang terindikasi melakukan pemukulan langsung diamankan. Masing-masing Hanafi, mahasiswa semester 5 FKM UIT dan juga ketua BEM. Satunya lagi adalah M Ikbal, mahasiswa FKM UIT selaku koordinator lapangan. Keduanya yang beralamat di Jalan Tidung Mariolo kemudian digiring ke kantor Dirlantas Polda Sulsel.
Sementara di bagian lain, perwakilan mahasiswa menemui Kapolsek Panakkukang. Mereka meminta maaf atas insiden pemukulan yang terjadi. Kompol Ananda menerima permohonan maaf itu sambil memberikan nasihat.
”Saya hanya meminta kepada adik-adik mahasiswa agar tidak bertindak anarkis. Silakan berunjuk rasa. Saya maafkan kali ini. Saya juga manusia biasa. Tolong adik-adik jangan sampai mudah tersulut emosinya,” ujar Kompol Ananda.
Direktur Dirlantas Polda Sulsel Kombes Pol Agus Wijayanto dalam penjelasannya, mengatakan pihaknya telah menyampaikan ke pengunjuk rasa bahwa kasus pemukulan yang dilakukan oknum Polantas Polres Bulukumba sudah dalam penanganan pihak Propam.
“Kasus pemukulan itu sudah dalam penanganan Propam. Oknum polisi yang diduga melakukan pemukulan diproses di Propam,” kata Kombes Agus. (ish/rus)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top