Sulselbar

Granat Nanas Aktif Gegerkan Warga

TEMUKAN -- Sebuah granat model nanas ditemukan di pekarangan rumah milik warga Desa Buae, Kecamatan Watang Pulu, Sidrap, Selasa, (14/11).

SIDRAP, BKM — Warga Desa Buae Kecamatan Watangpulu geger dengan penemuan granat nenas aktif, Selasa, (14/11) pagi. Sebelumnya, di desa itu juga pernah ditemukan alat peledak jenis yang sama di salah satu kebun milik petani setempat.
Itu kejadiannya pada tahun 2015 lalu oleh murid SD Buae dan sempat dijadikan mainan bola. Untungnya granat itu tidak meledak karena sudah dimakan usia.
Granat ditemukan Agus Dwi (41) dan Sakkir (45) pemilik rumah saat menggali lubang untuk pembuatan jamban (WC). Meski kondisinya sudah karatan, tapi granat tersebut diduga peninggalan zaman Belanda diduga masih aktif karena masih utuh dan masih memiliki cincin pengait dan pengupil.
“Saya sempat membersikan granat itu. Ternyata masih utuh dan diduga masih aktif. Makanya kami tidak mau ambil resiko dan kami melaporkan secepatnya,” ujar Sakkir.
“Awalnya saya kira batu ternyata granat aktif,” katanya.
Tak lama berselang lama usai dilaporkan, petugas dari Polres dan Kodim 1420 Sidrap datang mengamankan granat tersebut untuk mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan.
Iintel Kodim Sidrap langsung mengevakuasi granat tersebut dengan mengikatkan karet agar pengupilnya tidak lepas. Setelah itu ditanam kedalam pasir ditempat wadah ember.
“Dari hasil penyelidikan sementara, granat yang ditemukan tersebut berjenis nanas. Diduga, granat aktif itu merupakan peninggalan Belanda pada zaman penjajahan dulu,” ujar Dandim 1420 Sidrap, Letkol Inf Eko Paskah HN.
Dandim menjelaskan, granat nanas tersebut berdaya ledak tinggi. Jarak granat genggam ini penggunaannya dekat yakni 10-30 meter dan Ada penundaan ledakan agar bisa dilempar dengan aman antara 2 sampai 6 detik.
“Makanya orang dalam radius kurang dari 1 meter pasti akan mati, dan jarak lebih dari 2 meter terluka parah, serta jarak 3-5 meter akan kena luka serpihan dan panas,”terang Eko Paskah.
(ady/D)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top