Headline

Tiga Pekerja Sumur Bor Tewas Berpelukan

BKM/ALPIAN ALWI BERPELUKAN-Tiga jasad pekerja sumur bor yang tewas dengan posisi berpelukan.

LUTIM, BKM — Peristiwa tragis dialami tiga orang yang berprofesi sebagai pekerja sumur bor. Mereka meregang nyawa ketika melakoni pekerjaannya, melakukan pengeboran di Dusun Kau, Desa Lampenai, Kecamatan Wotu, Luwu Timur, Senin (13/11).
Yang mengharukan, jasad ketiganya ditemukan tak bernyawa dengan posisi saling berpelukan. Mereka adalah Daryanto dan Kamino, warga Desa Manunggal, Kecamatan Tomoni Timur. Satu korban lainnya adalah Rahmat, beralamat di Desa Kalaena Kiri, Kecamatan Kalaena.
Musibah ini terjadi, diduga disebabkan karena pipa besi yang digunakan untuk melubangi tanah di lokasi pengeboran itu terkena kabel jaringan listrik PLN. Akibatnya, tiga korban tersebut langsung meninggal di tempat.
Sesaat setelah kejadian, jasad mereka kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) I La Galigo Wotu di Kecamatan Wotu.
Warga Dusun Kau, Suryana mengatakan, ketiga korban meninggal dunia saat menggali sumur bor di halaman rumah warga. Saat itu, pipa besi yang digunakan korban terkena jaringan listrik PLN.
“Pipa besi yang mereka gunakan untuk mengebor tanah terkena jaringan listrik sehingga kesetrum. Lokasi pengeboran tepat di bawah jaringan PLN,” ungkap Suryana, kemarin.
Sejumlah aparat kepolisian Polsek Wotu dan Tim Inafis dari Polres Luwu Timur sudah terlihat berada di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Di lokasi tersebut juga dibentangkan garis polisi.
Sejumlah peralatan yang digunakan untuk mengebor masih tergeletak di lokasi kejadian. Ada mesin serta pipa besi yang masih berdiri.
Kapolsek Wotu AKP Jamal Anshar yang dikonfirmasi, membenarkan adanya tiga warga yang tersengat aliran listrik saat melakukan pengeboroan sumur di wilayah hukumnya.
“Benar, ada tiga warga yang meninggal dunia karena kesetrum listrik. Awalnya mereka mengebor, tetapi pipa besi yang digunakan tersangkut di jaringan PLN yang ada di lokasi,” jelas AKP Jamal Anshar melalui telepon selularnya. (alp/rus/b)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top