Politik

Pada Pengukuhan Tim, Nicodemus Sebut NA Adalah Temannya

BKM/AGUS BURHAN Bakal calon gubernur Nurdin Abdullah berdialog dengan tokoh masyarakat Toraja di Misiliana Hotel, Senin (13/11)

MAKALE, BKM–Bupati Tana Toraja Nicodemus Biringkanae membuktikan diri sebagai tokoh yang tidak berpihak pada kontestasi Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulsel dengan menghadiri acara pengukuhan Relawan pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur Nurdin Abdullah-Andi Amran Sulaiman di Makale, Senin (13/11).
Menurut Nicodemus, kehadirannya di acara pengukuhan relawan NASSAMI, karena semua orang yang masuk di Toraja adalah tamunya. “Inikan belum kampanye. Jangan takut berhubungan dengan para calon gubernur. Ini Prof (Nurdin Abdullah) adalah teman saya. Prof sudah bantu masyarakat Tana Toraja. Prof memberi satu mobil ambulancance yang lengkap peralatannya di atas dan dua mobil pemadam kebakaran,”ujar Nico.
Bupati Tana Toraja juga meminta kepada warganya untuk menterjemahkan mimiknya, senyumnya, dan cara bicaranya. “Semua calon gubernur sudah datang di Toraja dan saya terima dengan baik karena itu tamu masyarakat dan pemerintah Tana Toraja,” tegasnya.
Namun, katanya tidak semua calon yang dia dukung. “Tidak usah saya ungkapkan. Silahkan terjemahkan bahasa saya. Terjemahkan cara saya senyum. Pasti ditau kemana arah dukungan saya,” ujarnya disambut tepuk tangan puluhan relawan yang dilantik.
Dihadapan relawan, NA menjelaskan, membangun bukan dilihat dari kecil dan besarnya daerah.
Daerah besar, katanya, memiliki anggaran yang besar. Daerah kecil tentu memiliki anggaran yang kecil juga. “Yang menentukan majunya daerah adalah dibangun secara benar oleh orang yang benar dan bisa dipercaya,” jelasnya.
Dihadapan tokoh masyarakat dan relawan yang datang dari 19 kecamatan, Toraja yang sudah dikenal dunia harus dibuat konecting dengan daerah pariwisata lain di dalam negeri dan luar negeri.
“Membangun daerah termasuk sektor pariwisata tidak bisa hanya mengandalkan APBD dan APBN. Kita harus libatkan swasta. Swasta bisa investasi jika kita bisa menghadirkan pemerintah yang bisa dipercaya dan pemerintah yang bisa memberi kepastian hukum,” katanya.
Sebelumnya, NA mengungkapkan pujiannya atas keindahan dan pemandangan alam Toraja.
Mengingat pariwisata Toraja terbesar setelah Bali, industri supenir hendaknya dibangun sebab wisatawan setelah kembali, beli oleh-oleh untuk keluarga dan kerabatnya.
Bukan hanya itu, juga kerajinan tenun khas Toraja pendukung adat istiadat dan budaya terus dipertahankan.
Demikian pula infra struktur jalan baik dan mulus, untuk terima kasih kepada Balai Besar Kementrian PU dan Penerintah Pusat begitu besar perhatiannya pariwisata Toraja, terang NA saat gelar diskusi dengan tokoh masyarakat dan komponen lainnya di Misiliana Hotel, Senin (13/11).
Bupati Bantaeng dua periode ini menjelaskan, program dicapai dan dirancang membangun kabupaten Bantaeng butuh formula lebih baik. (gus/rif/c)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top