Metro

149 Pedagang Direlokasi ke Makassar Mall

MAKASSAR, BKM– Pemerintah Kota Makassar melalui Perusahaan Daerah Pasar Makassar Raya kembali melakukan relokasi pedagang yang berada di Jalan KH Agus Salim, Kecamatan Wajo. Sebanyak 149 pedagang direlokasi masuk ke dalam gedung baru Pasar Sentral Makassar Mall, Senin (13/11).

Relokasi yang melibatkan Satpol PP Makassar dan aparat kepolisian berjalan aman.
Direktur Utama PD Pasar Makassar Raya, Nuryanto G Liwang, mengatakan, relokasi yang dilakukan guna kepentingan kelancaran arus lalu lintas di ruas Jalan KH Agus Salim yang selama ini diketahui menjadi tempat pengungsian sementara bagi pedagang Pasar Sentral.
“Relokasi pedagang yang kita lakukan untuk memfungsikan seluruh badan jalan khususnya di Jalan KH Agus Salim yang menjadi prioritas kami. Dari total 149 pedagang direlokasi ada 14 pedagang resmi,” katanya.
Sebelum dilakukan relokasi, PD Pasar Makassar Raya telah melakukan sosialisasi dan negosiasi kepada para pedagang. Sehingga, tidak ada lagi alasan bagi pedagang untuk tidak mau atau melakukan perlawanan saat direlokasi.
Mengenai harga kios dan lods, tambah Nuryanto G Liwang, itu bukan urusan dari PD Pasar Makassar Raya. Persoalan harga hanya antara pedagang dan PT Makassar Tunggal Inti Raya (MTIR). Negosiasi harga dapat dilakukan di dalam gedung, maka dari itu relokasi tetap dilakukan untuk kepentingan kelancaran arus lalu lintas dengan membersihkan lapak-lapak pedagang kaki lima (PKL) di area tersebut.
“Kesepakatan harga di dalam ataupun di luar gedung sama ji penyelesaiannya juga. Jadi relokasi yang kami lakukan ini demi kepentingan jalan. Sudah ada SK harga yang dikeluarkan jadi itulah menjadi acuan pedagang,” ujarnya.
Sebenarnya tambah Nuryanto G Liwang, hampir semua pedagang sudah siap beraktivitas di dalam gedung baru Pasar Sentral Makassar Mall, hanya persoalan harga yang menjadi penghambat pedagang direlokasi dalam gedung, khususnya dari pedagang lama. Sementara kalau persoalan harga terus-terusan diurus tentu relokasi tidak akan pernah bisa berjalan.
Sementara itu, Ketua Asosiasi Pedagang Pasar Sentral Makassar (APPSM), Andi Parenrengi, mendukung langkah PD Pasar Makassar Raya merelokasi pedagang ke dalam gedung. Sebab relokasi itu sudah lama diharapkan para pedagang resmi dan lama namun selalu mendapat kesulitan dari pihak MTIR.
Dari dulu para pedagang meminta kepada MTIR selaku pengembang untuk merelokasi pedagang ke dalam gedung lalu kemudian melakukan negosiasi harga. Hanya saja, itu tak kunjung dilakukan dan seakan pihak MTIR tidak mempercayai pedagang. ” Kita dukung ini, karena sudah lama pedagang harapkan segera direlokasi dan nanti dalam gedung baru ada negosiasi,” tambahnya.(arf)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top