Politik

Relawan NH-Aziz kembali Sasar Makassar dan Gowa

IST BARENG WABUP--Bakal calon wakil gubernur Abd Aziz Qahhar Mudzakkar bersama wakil Bupati Bulukumba, Tommy Satria, di Bulukumba, Sabtu (11/11).

MAKASSAR, BKM–Relawan pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur Nurdin Halid-Abd Aziz Qahhar Mudzakkar (NH-Aziz) kembali menyasar beberapa tempat di Makassar. Kedatangan tim dan relawan NH-Aziz sealigus untuk kerja bakti di Romang Tangaya.
Tim dan relawan juga memperkenalkan konsep trikarya dan 10 program unggulan jagoannya.
Relawan Barambang NH-Aziz dan tim srikandinya menggelar bakti sosial alias baksos di daerah Romang Tangaya, Kecamatan Manggala, Makassar, Minggu (12/11).
Ketua Relawan Barambang NH-Aziz, Malga Sahtar, mengajak seluruh masyarakat untuk ambil-bagian dalam kegiatan yang ditujukan untuk kepentingan umum.
Menurutnya, baksos itu merupakan bukti nyata kepedulian dan dukungan relawan bagi NH-Aziz demi mewujudkan Sulsel Baru dalam bingkai kebersamaan. “Mari bersama-sama membangun Sulsel Baru. Nah, kegiatan baksos bagian dari upaya itu,” katanya.
Relawan Barambang telah terbentuk di 153 kelurahan yang tersebar di 15 kecamatan lingkup Makassar. Kelompok relawan itu juga mulai menebar jejaringnya di Kabupaten Maros dan Kabupaten Gowa, sebelum nantinya menyebar ke seluruh daerah di Sulsel.
Di Kabupaten Gowa, Tim Srikandi Barambang NH-Aziz menggelar bakti sosial sekaligus anjangsana di salah satu kompleks perumahan di Gowa. Dalam kegiatan tersebut, Tim Srikandi Barambang menyalurkan bantuan ala kadarnya dan penyemprotan insektisida alias fogging. Tidak lupa, mereka memperkenalkan 10 program unggulan NH-Aziz kepada warga Gowa..
Kepedulian Aziz terhadap pembinaan umat bukan sekadar jargon. Pasangan nasionalis-religius ini memang telah menyiapkan sejumlah program yang berfokus pada pembinaan umat.
Selain peningkatan insentif imam desa dan perbaikan wc/tempat wudhu masjid, pasangan ini juga memprogramkan untuk mendirikan Rumah Qur’an di setiap kampung. Hal tersebut diungkapkan Aziz Qahhar saat meresmikan Rumah Qur’an di Desa Swatani, Kecamatan Rilau Ale, Kabupaten Bulukumba, Sabtu sore (11/11). “Kami akan mendirikan Rumah Qur’an di setiap desa di Sulsel sehingga kita bisa menghasilkan 30.000 pengahafal qur’an tiap tahun,” terangnya.
Pimpinan Pondok Pesantren Hidayatullah ini berujar, program pembinaan umat tersebut dimaksudkan agar menjadi solusi dalam mencerdaskan spiritual masyarakat.
Kepala Desa Swatani, Dody Hariady merespons pendirian rumah Qur’an demi memberikan penyegaran terhadap nilai-nilai agama terhadap masyarakat agar tercipta suasana damai. “Pendidikan qur’an merupakan benteng bagi generasi saat ini dimana perkembangan zaman semakin modern dan membawa pengaruh negatif sehingga kita harus ambil inisiatif untuk membentenginya dan rumah Qur’an merupakan solusi jitu untuk persoalan ini,” jelasnya. (rif)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top