Headline

Delapan Bulan Kajati, Jan Samuel Jadi JAM Intel

MAKASSAR, BKM — Dr Jan Samuel Maringka baru delapan bulan menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulselbar. Ia menduduki posisi ini sejak bulan Maret 2017.
Meski masih membilang bulan di jabatan tersebut, pergeseran posisi kini menyasarnya. Jan Samuel mendapat promosi. Ia akan menduduki jabatan sebagai Jaksa Agung Muda (JAM) Bidang Intelijen Kejaksaan Agung (Kejagung) Republik Indonesia.
Posisi JAM Intel sebelumnya ditempati Adi Toegarisman. Dia juga mendapat promosi jabatan sebagai Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (JAM Pidsus) Kejagung.
Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Sulsel Salahuddin, membenarkan pergantian tersebut. ”Beliau (Kajati) dipromosi sebagai JAM Intel oleh Jaksa Agung,” ujarnya, Minggu (12/11).
Salahuddin kemudian menjelaskan alasan pimpinannya itu dipromosi pada jabatan yang lebih tinggi. Menurutnya, sejak menjabat sebagai Kajati Sulsel, Jan Samuel Maringka telah menunjukkan sejumlah program serta inovasi yang luar biasa.
Karenanya, sangat patut jika upaya yang dilakukannya saat ini mendapat apresiasi dan atensi dari pimpinan di Kejagung. Baik prestasi di internal Kejati Sulsel, maupun di luar institusi.
Adapun program serta inovasi yang ditunjukkan dan digagas Jan Samuel selama menjabat sebagai Kajati Sulsel, yakni Jaksa Menyapa, Jaksa Samboritta, Jaksa Masuk Sekolah, Jaksa go to Campus, mendirikan Pusat Kajian Kejaksaan di Unhas serta program metode kepemimpinan KOP (Konsolidasi, Optimalisasi dan Public Trust).
Perkara yang merupakan produk saat kepemimpinannya selama rentang waktu Maret hingga Oktober 2017, juga terbilang menghebohkan. Sejumlah kasus besar digenjot.
Sebut saja penahanan terhadap mantan Bupati Barru Andi Idris Syukur serta Bupati Takalar Burhanuddin Baharuddin. Di eranya pula, empat pimpinan DPRD Sulawesi Barat dijadikan tersangka kasus dugaan korupsi. Terbaru adalah menyeret Soedirjo Aliman alias Jentang sebagai tersangka.
Dalam programnya, Jan Samuel aktif mengawal dan mendampingi pemerintah provinsi, kabupaten dan kota dalam setiap kegiatan. Termasuk gencar mencegah terjadinya tindak pidana korupsi melalui TP4D.
Kepala Badan Pekerja Anti Corruption Commitee (ACC) Sulawesi Abdul Muthalib, mengingatkan agar Jan Samuel Maringka membereskan sejumlah kasus yang masih menjadi PR-nya.
“Soal berani, kita akui Pak Jan Maringka ini berani. Tapi kami juga meminta, sebelum meninggalkan Sulsel, ada langkah untukmenuntaskan kasus korupsi yang sebelumnya ditinggalkan pendahulunya,” ujarnya.
Menurut Thalib, TP4D sejauh ini memang cukup bagus mengawal pembangunan dan mencegah meluasnya tindak pidana korupsi. Khususnya terkait masalah administrasi dalam proyek strategis di Sulsel.
Dihubungi terpisah, Wakil Bupati Soppeng Supriansa sangat mengapresiasi bila Kajati Sulsel mendapat promosi jabatan sebagai JAM Intel Kejagung. Jan S Maringkai dinilai telah mampu menjadi komandan penegakan hukum di wilayah Sulselbar.
“Kami dari pemerintahan sangat senang dengan gaya kepemimpinan beliau yang lebih dikenal dengan istilah KOP, yaitu konsolidasi, optimalisasi dan publik trust,” ujarnya.
Kemudian penerapan TP4D di seluruh kabupaten sangat terasa, dengan inisiatif kejaksaan melakukan komunikasi dengan pemerintah setempat, yang sekaligus memberikan pengawasan dan pembinaan. Sehingga penggunaan anggaran tidak liar dan tetap terkontrol serta transparan.
”Contohnya di Kabupaten Soppeng, ada istilah Jaksa Galang Desa yg diprakarsai Kajari Soppeng atas petunjuk Kajati Sulsel,” kata Supriansa.
Langkah tersebut dinila bagus, karena jaksa melakukan pengawasan dan pembinaan kepada para kepala desa dalam rangka penggunaan dana desa yang begitu besar, hingga mencapai Rp2 miliar per tahun pada setiap desa di Kabupaten Soppeng. Nilai tersebut bisa berbahaya jika tidak dikelolah dengan baik.
”Selanjutnya di tingkat provinsi, Pak Kajati mampu mengangkat kepercayaan masyarakat terhadap institusi kejaksaan,” tandasnya.
Asram Jaya dari Forum Komunikasi Organisasi Non Pemerintahan (FIK ORNOP) Sulsel juga mendukung serta mengapresiasi atas promosi jabatan Jan Samuel Maringka. ”Sangat wajar dan pantas jika beliau mendapat promosi sebagai JAM Intel,” ujarnya. (mat/rus)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top