Headline

Ciptakan Cairan Penghambat Kerja Bakteri Pakaian

IST PENELITI-Musdalifa K (kanan) bersama dua temannya Nurul Kamal Purnama dan Herawati.

PEMUDA adalah tumpuan dan harapan bangsa. Kalimat ini sederhana namun penuh makna. Karena pada hakikatnya, para pemudalah yang selalu inovatif menciptakan produk-produk inovasi dan berguna bagi masyarakat.

Laporan: Nugroho Nafika Kassa

SATU lagi temuan terbaru dihasilkan seorang mahasiswi asal Makassar. Namanya Bacterial Cotton Combed (ACC). Penemunya adalah Musdalifa K, atau biasa dipanggil Ifa.
Cewek berhijab ini lahir di Makassar, 27 September 1997. Dalam proses penemuan produknya, Ifa ditemani dua orang rekannya. Masing-masing Nurul Kamal Purnama (Kem) dan Herawati (Hera). Mereka melakukannya mulai dari meneliti, pembuatan hingga pada ujicobanya.
Saat ini Ifa masih sementara menempuh pendidikan di jurusan Kimia Universitas Negeri Makassar (UNM). Ia tercatat sebagai mahasiswi angkatan 2015.
Di tengah-tengah proses kuliahnya, Ifa juga aktif di berbagai kegiatan penelitian. Sekarang saja Ifa merupakan peneliti di Lembaga Penelitian Mahasiswa (LPM) Penalaran UNM yang ada di kampusnya.
BKM menemui Ifa di Fakultas MIPA kampus UNM sektor Parangtambung saat jeda kuliahnya. Ia memakai pakaian formal berwarna pink serta jilbab warna senada, khas ala anak kuliahan.
Di bawah pohon mangga yang berada di pelataran kampus, Ifa dengan ceria bercerita bagaimana ia bisa menciptakan produknya.
ACC buatan Ifa adalah cairan semprot yang digunakan untuk pakaian sehari-hari. Fungsi dari cairan ini adalah menghambat daya kerja bakteri yang ada pada pakaian. Sehingga pengguna pakaian yang telah disemprot dengan ACC ini akan terhindar dari bakteri yang bisa menimbulkan berbagai macam penyakit kulit.
ACC dibuat dengan bahan senyawa anorganik ZnO. ZnO merupakan senyawa yang cukup aman bagi manusia. Bentuk produk dari bahan yang digunakan adalah nanopartikel. Karena produk ini pengaplikasiannya pada kain cotton combed atau baju yang sering digunakan.
“Atom-atom yang ada pada nanopartikel tersebut bisa langsung menyerap ke dalam pori-pori pakaian, jadi bisa menghambat daya kerja bakteri. Ini juga yang kami sebut agen anti bakteri,” jelas Ifa.
Dikatakan lagi oleh Ifa, bahwa produknya ini dikhususkan untuk menghambat kinerja Bakteri Staphylococcus Aureus. Bakteri ini yang biasa menyebabkan bau badan, keringat berlebih, gatal-gatal pada kulit, bahkan bisa sampai menyebabkan kanker kulit.
“Bakteri ini umumnya menimbulkan dampak gatal-gatal. Bahkan biasa menyebabkan sampai merah-merah kulit. Bisa juga berdampak lebih buruk, sampai merusak kulit secara permanen,” terang Ifa.
Karenanya, dia mengklaim produk buatannya ini sangat baik bagi siapapun yang mengerti akan kesehatan kulit. “Cairan ini cukup disemprotkan saja pada pakaian yang sering digunakan. Cairan itu nantinya akan bekerja melindungi kulit dari berbagai penyakit yang berasal dari bakteri di pakaian kita,” tambah Ifa. (*/rus/b)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top