Sulselbar

203 Ruko Terbengkalai

OPERASIKAN -- Ruko Pasar Pekkae di Kecamatan Tanete Rilau Barru yang sudah puluhan tahun terbengkalai dalam waktu dekat akan segera dioperasikan.

BARRU, BKM — Ratusan unit ruko di tiga pasar Kabupaten Barru dibiarkan terbengkalai oleh Pemkab Barru. Di Pasar Pekkae ada 97 ruko, 50 unit di Pasar Mangkoso dan 56 di Pasar Palanro. Beberapa diantara ruko bahkan disalahgunakan sebagai tempat pesta miras bagi anak muda di malam hari.
Ruko Pasar Pekkae sendiri dibangun dengan anggaran pinjaman Bank Dunia. Tapi entah kenapa, Pemkab terkesan membiarkan 203 unit ruko itu terbengkalai begitu saja. Warga kemudian gencar melontarkan kritik ke pihak Pemkab atas kondisi tersebut.
Bupati Barru Suardi Saleh berjanji akan segera melakukan koordinasi dengan DPRD untuk kembali memanfaatkan ruko-ruko tersebut.
Suardi berharao setelah warga begitu gencar mengkritik melalui media sosial. Menurut Suardi, Pemkab memprogramkan untuk mengoptimalkan aset aset yang ada, termaksud ruko di Pekkae 97 unit, ruko dimangkoso 50 unit dan 56 di Palanro.
“Jadi dari seluruh ruko yang satu paket dengan pasar di tiga Kecamatan ini akan secepatnya dioptimalkan,” jelasnya.
Hal petama yang kami lakukan adalah menyiapkan payung hukum sebagai dasar untuk penyewaan aset Pemkab berupa perda tentang ‘Retribusi jasa usaha.
“Alhamdulillah perda ini sudah disetujui DPRD dan sesuai ketentuan bahwa Perda yang menyangkut pajak, retribusi dan tata ruang harus dievaluasi oleh Kemendagri,” jelasnya. Berdasarkan hasil evaluasi Kemendagri cukup baik sehingga Perda segera dijalankan,”pungkasnya. (udi/C)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top